SuaraBogor.id - Sebuah masjid selamat dari banjir bandang Puncak Bogor. Terjangan lumpur itu terjadi karena banjir bandang Cisarua Bogor.
Sebanyak 474 warga pun dievakuasi dari banjir bandang Puncak Bogor ke sebuah masjid yang selamat tidak terkena terjangan.
Saat ini ratusan korban banjir bandang telah diungsikan ke sebuah Masjid yang tidak terkena banjir bandang.
Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo mengatakan, semua warga yang terkena dampak saat ini telah di evakuasi anggota gabungan.
"Total saat ini yang baru terdata ada 134 keluarga atau 474 jiwa sudah berhasil dievakuasi," katanya saat dihubungi Suarabogor.id.
"Sudah diungsikan sementara ke lokasi Masjid yang tidak terkena dampak," ujarnya.
"Saat ini juga tim dari BPBD sudah berada di lokasi bencana. Banjir tersebut menyebabkan puluhan rumah rusak, dan juga akses jalan di beberapa titik tidak dapat dilalui," sambungnya.
Sampai saat ini, proses pendataan dan pengecekan masih berlangsung.
"Kita belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa atau tidak, masih dalam penanganan anggota di lapangan," tukasnya.
Baca Juga: Ngeri! Banjir Bandang Terjang Cisarua Bogor, Begini Kondisinya
Banjir Bandang Cisarua Bogor datang tiba-tiba, Selasa (19/1/2021) pukul 09.00 WIB. Lokasi banjir bandang Cisarua Bogor di Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Salah seorang warga Desa Tugu Selatan, Jenih (40) mengatakan, banjir bandang tersebut menerjang puluhan rumah di Desa Tugu Selatan.
Banjir bandang bercampur lumpur itu berasal dari sungai Cisarua.
"Iya bener kang, ini lagi di lokasi kejadian, ada puluhan rumah kang yang kena," katanya kepada Suarabogor.id saat dihubungi.
"Itu dari sungai Cisarua kang," imbuhnya.
Sampai saat ini kata Jenih, warga dan anggota dari Polisi dan TNI sedang membersihkan lokasi rumah yang diterjang banjir tersebut.
Berita Terkait
-
Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang
-
Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?
-
Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok
-
Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional
-
Tinjau Lokasi Terdampak, Gibran Minta Hal Ini jadi Prioritas Penanganan Banjir Bandang Solok
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
BRI Perluas Akses Keuangan Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat
-
Gempa M 4,1 Guncang Bogor Sore Ini, Warga Rasakan Getaran
-
Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan
-
Rektor IPB Alim Setiawan Santer Dikabarkan Jadi Wamentan?
-
Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras