Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Rabu, 27 Januari 2021 | 16:53 WIB
Soto Mie Pak Kumis. [Suara.com/Risna Halidi]

Nama Doclang sendiri diambil dari nama lain daun ketupat yang digunakan sebagai pembungkusnya.

Satu porsi doclang biasanya berisi potongan lontong, tahu goreng, serta kentang dan telur rebus yang diguyur dengan bumbu kacang manis gurih yang sedikit pedas.
Meski mirip dengan makanan berbumbu kacang lainnya, doclang jarang ditemukan di wilayah selain kota Bogor. Kesederhanaan dan kelangkaannya inilah yang membuat doclang jadi buruan saat mampir ke Bogor.

4. Pepes Sagu

Pepes Sagu

Kuliner khas Bogor satu ini adalah pepes yang berbeda dengan rasa manis karena terbuat dari pisang. Betul, pepes sagu adalah adonan pisang yang diperlakukan seperti pepes.

Baca Juga: Bima Arya Sepakati Kerjasama Ubah Kawasan Wisata Kuliner di Kota Bogor

Adonan pisang yang manis ini dibungkus daun pisang dan dipanggang sehingga aromanya meresap hingga ke dalam. Tidak banyak yang menjual kuliner khas Bogor yang satu ini.

Namun, yang paling populer adalah pepes sagu yang dijajakan di kaki lima Jalan Suryakencana. Selain pisang ada juga pepes manis lainnya seperti rasa nangka dan keju!

4. Toge Goreng

Toge goreng (Dapur Mamah Hawa)

Perpaduan toge rebus, lontong, mi kuning, dan tahu goreng ini disiram dengan campuran saus kacang dan tauco, sedikit kecap, serta sambalnya. Jangan lupa untuk memesan segelas es pala untuk sebagai teman makan toge goreng ini.

5. Soto Mie

Baca Juga: Mengintip Pembuatan Mi Glosor, Kuliner Ramadan Khas Bogor

Soto Mie Shirataki. (Dok: FIT Gourmet )

Soto Mie merupakan campuran dari daging sapi, kikil, usus, urat, babat, risol, kentang atau lobak rebus, mi kuning, tomat, serta kol, yang dipadu dengan kuah, lalu ditaburi dengan daun bawang dan seledri. Semakin komplet dengan tambahan emping melinjo.

Load More