SuaraBogor.id - Warga Sesar Lembang mulai diperingatkan ancaman Jawa Barat gempa besar. Warga di sekitar Sesar Lembang itu ada di Bandung Barat.
Ada 4 kecamatan di Bandung Barat masuk zona rawan Sesar Lembang. Peringatan itu disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung.
Keempat kecamatan itu antara lain Lembang, Parongpong, Cisarua, dan Padalarang.
“Kami dari BPBD sudah menyusun Rencana Kontijensi (Rekon) khususnya pada 4 kecamatan yang langsung terlintasi patahan sesar Lembang,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bandung Barat Duddy Prabowo, dalam pernyataan resminya.
Menurut Duddy, pada kawasan yang rentan terdampak gempa Sesar Lembang, pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait tindakan masyarakat jika bencana terjadi.
Menurutnya, BPBD akan melibatkan personel TNI dan Polri.
"Ketika masyarakat menyelamatkan diri nanti sudah ada titik (evakuasi) ke mana mereka harus relokasi,” ucapnya.
Duddy menyebut, BNPB Pusat turut memberikan bantuan pemasangan rambu-rambu peringatan bencana pada sejumlah kawasan yang terancam bencana Sesar Lembang.
Sudah ada beberapa titik yang terpasang rambu yakni Tebing Keraton, serta Sesko AU dan Sespim Polri.
Baca Juga: Tetap Tinggal di Dekat Sesar Lembang meski Sudah Rasakan Dahsyatnya Gempa
Ia pun mengimbau, masyarakat untuk tidak membangun bangunan pada kawasan yang terancam gempa.
“Karena ini potensi lebih kepada pergerakan gempa akibat Sesar lembang. Karena itu, saya berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah termakan isu hoaks,” ungkapnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk selalu waspada akan bencana. Menurutnya, gempa dan bencana lainnya bisa terjadi di mana saja.
Berita Terkait
-
Indonesia Diramal Gempa M9 Akhir 2026, Eks Kepala BMKG: Kalau Terjadi Itu Kebetulan
-
Waspada Sesar Lembang, Gempa M 5,5 Berpotensi Guncang Bandung Barat
-
Sesar Lembang: Benarkah Ancaman Gempa Besar Mengintai Bandung Raya?
-
Menyikapi Potensi Gempa Megathrust sebagai Kesiapsiagaan, Bukan Malapetaka
-
Daftar 13 Daerah Indonesia Dihantui Gempa Megathrust, Kepulauan Mentawai Paling Berisiko?
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum
-
Modal Video CCTV dan Hotline Bang Resmob, Bareskrim Polri Gulung Sindikat Curanmor Cileungsi
-
BRI Catat 1,06 Juta BRILink Agen Dengan Transaksi Rp1.270 Triliun, Perluas Layanan Keuangan
-
Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029