Dia mengatakan, dirinya memulai obrolan dengan seluruh tamunya bermula dengan membahas persoalan pertanian.
"Tapi dari ngobrol-ngobrolan itu biasa saya awali dari pertanian karena saya memang suka pertanian. Berikutnya pada curhat tentang situasi yang dialami, ya gua dengerin aja," kata Mantan Panglima TNI ini.
Selanjutnya, kata Moeldoko, dia merasa prihatin dengan kondisi yang dialami Partai Demokrat.
"Berikutnya ya yaudah dengerin aja, saya sih sebenarnya prihatin ya melihat situasi itu, karena saya juga bagian yang mencintai Demokrat. Terus muncul lah, isu itu, mungkin dasarnya foto-foto," tutur Moeldoko.
"Ya orang dari Indonesia Timur, dari mana-mana datang ke sini kan pengin foto sama gua, sama saya, ya saya terima aja. Ya saya terima aja, apa susahnya," sambungnya.
Moeldoko mempersilahkan jika ada pihak-pihak yang hendak memperguncingkan pertemuan itu. Dirinya tidak keberatan dengan hal tersebut.
Dirinya juga menyinggung soal gaya kepemimpinan tanpa menyebut nama siapapun.
"Berikutnya teman-teman sekalian, saran saya ya, menjadi seorang pemimpin harus seorang pemimpin yang kuat jangan mudah baperan jangan mudah terombang-ambing dan seterusnya. Kalau anak buahnya nggak buahnya nggak boleh pergi kemana-mana, ya diborgol aja kali ya," ujarnya.
Mengenai isu kudeta, Moeldoko menyatakan kalau hal tersebut tidak mungkin terjadi dari eksternal partai.
'
Berikutnya kalau ada istilah kudeta itu ya, kudeta itu dari dalam masa kudeta dari luar. Begitu kira-kira penjelasan dari saya," tandasnya.
Baca Juga: Biden Ancam Berikan Sanksi Terkait Kudeta Militer Myanmar
Berita Terkait
-
PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi
-
Periklindo Ingatkan Risiko Lonjakan Kendaraan Listrik di Indonesia
-
Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?
-
Gibran dalam Sandera Koboi-koboi Senayan
-
Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter
-
Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah
-
Pengusutan Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Telisik SDM Summarecon Agung
-
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
-
Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda