SuaraBogor.id - Pihak Hotel tempat isolasi di Tangerang sengaja membuang Limbah APD ke Bogor karena nggak mau rugi.
Hal itupun diungkapkan Kapolres Bogor, AKBP Harun saat menyampaikan pres rilis di Mapolres Bogor, Rabu (10/2/2021).
Menurutnya, pihak hotel mengaku melakukan kerjasama secara diam-diam dengan menyewa jasa laundry untuk membuang limbah medis tersebut.
Sebab, pihak hotel tersebut mengaku tidak kuat lagi untuk membayar biaya pengelolaan limbah medis dengan pihak ketiga.
Akhirnya, mereka menyewa jasa laundry untuk membuang limbah tersebut.
"Dari pihak hotel, karena alasan tingginya biayanya pengelolaan limbah tersebut, tanpa sepengetahuan PT. AP (pihak ketiga pengolahan limbah), melaksanakan pengelolaan limbah dengan salah satu laundry untuk membuang limbah medis," katanya dalam pers rilisnya tersebut.
"Pengambilan pertama tanggal 25 januari, dibuang di Cigudeg di lahan sawit itu. Kemudian pengambilan kedua 27 Januari, dibuang di Tenjo. Kemudian ketiga awal Februari dibuang lagi di Cigudeg dan diketahui oleh warga adanya sampah medis ini," sambungnya.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap dua pelaku berinisial M dan PI. Keduanya merupakan sopir dan pengelola laundry.
Diberitakan sebelumnya, sebuah Hotel tempat Isolasi bagi pasien Covid-19 di Tangerang, ternyata pelaku pembuang limbah Alat Pelindung Diri (APD) di Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Kasus COVID-19 Bogor Melonjak Paling Banyak di Jawa Barat
Pelaku pembuang limbah APD itupun ditangkap pihak kepolisian Polres Bogor.
Limbah medis APD yang dibuang sembarangan itu ditemui di wilayah Kecamatan Tenjo dan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan, limbah berupa alat pelindung diri (APD), masker dan sejenisnya itu milik salah satu hotel di Tangerang yang dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19.
"Kami langsung melakukan penyelidikan, dan akhirnya kami berhasil membekuk dua pelaku pembuangnya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima.
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Wirausaha untuk Bangun Usaha Produktif