SuaraBogor.id - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Cianjur usai pulang dari Arab Saudi mengalami depresi. TKW Cianjur itu sering berbicara dan tertawa sendiri.
TKW asal Cianjur itu bernama Lilih (30), bekerja di Arab selama 13 tahun. Kini warga Kampung Rawagede, Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu sering berbicara dan tertawa sendiri.
Badrudin (55 tahun) ayah Lilih, mengatakan anak gadisnya itu memutuskan bekerja di luar negeri untuk membantu perekonomian keluarga.
Sepulang dari Arab Saudi, lanjut Badrudin, anaknya itu mengalami depresi. Lilih sering berbicara dan tertawa sendiri.
"Saat berangkat kondisinya normal. Tapi sepulang dari Arab Saudi anak saya alami depresi. Bahkan, untuk berkomunikasi saja sering tidak nyambung," kata Badrudin kepada wartawan, Kamis (18/2/2021).
Badrudin meminta, pihak terkait dapat membantu pengobatan anaknya itu.
"Saya berharap pemerintah dapat membantu pengobatan anak saya. Meskipun statusnya non-prosedural, karena saya tak punya biaya," ucapnya.
Ketua DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan mengatakan, Lilih berangkat ke Arab Saudi melalui jalur non-prosudural pada Desember 2019 lalu.
Selama 13 bulan bekerja sebagai pembantu rumah tangga, lanjut Ali, Lilih hanya membawa pulang uang Rp240 ribu. "Pihak keluarga belum mengetahui penyebab Lilih mengalami depresi," ujar Ali.
Baca Juga: Disebut Bunuh Diri, Jasad TKI Arab Saudi Ditemukan Penuh Luka
Ali mengatakan, untuk menelusuri, penyebab Depresi yang dialami Lilih, pihak keluarga telah memberikan kuasa kepada DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur.
"Kami akan segera menelusuri awal dari pemberangkatan Lilih ke Arab Saudi," kata Ali.
Lanjut Ali, banyak kejanggalan, saat keberangkatan Lilih ke Arab Saudi, salah satunya naik pesawat dari bandara Halim Perdana Kusumah, yang memang tidak dipergunakan untuk penerbangan umum.
Berita Terkait
-
Raja Arab Saudi Doakan Korban Meninggal Dunia Gempa NTT: Semoga Allah SWT Memberikan Ampunan
-
Arab Saudi Rangkul 13 Negara Demi Mengamankan Selat Bab al-Mandeb, Memang Ampuh?
-
Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang
-
Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah yang Digagas Turki dan Arab Saudi?
-
Takut Dibom Houthi, Kapal Tanker Arab Saudi Samarkan Rute Pelayaran ke Terusan Suez
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa