SuaraBogor.id - Proses pemakaman Rina Gunawan dilakukan dengan standar COVID-19. Pemakaman artis 90 han itu dilaksanakan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Rabu (3/3/2021).
Teddy Syah terlihat kumandangkan azan di depan peti berisi jenazah Rina Gunawan. Suaranya terdengar bergetar. Baru setelah itu, petugas medis memasukkan peti ke dalam liang kubur.
Teddy Syah sebagai suami almarhum diperbolehkan menyaksikan penguburan sang istri dari dekat, namun dengan syarat memakai hazmat atau baju alat pelindung diri (APD) tenaga medis.
Sementara keluarga dan kerabat berada sekitar 8 meter dari makam. Seorang ustaz kemudian memulai prosesi pemakaman dengan pembacaan doa.
Lubang makam Rina Gunawan mulai diurug tanah oleh petugas medis. Selama itu pula, sang ustaz memimpin membacakan Surat Yasin.
Rina Gunawan meninggal dunia hari pada Selasa (2/3/2021) malam di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Simprug, Jakarta.
Rina Gunawan dirawat di ruang ICU RSPP karena positif COVID-19. Selain itu, ia juga menderita penyakit asma dan paru-paru.
Kondisi Rina Gunawan sempat membaik dua hari sebelum meninggal di rumah sakit.
Hal itu diungkap sang manajer yang berkomunikasi dengan Rina Gunawan pada Minggu (28/2/2021).
Baca Juga: 15 Ribu Pedagang Pasar Tradisional di Kota Makassar Akan Disuntik Vaksin
Rina Gunawan merupakan presenter dan artis top tahun 1990-an. Wajahnya sempat nongol di sinetron Si Doel Anak Sekolahan.
Belakangan, perempuan berhijab ini sibuk dengan bisnis wedding organizer. Rina Gunawan meninggal dunia di usia 46 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Blora Ingin Sumur Minyak Rakyat Jadi Mesin PAD, Tapi Investasi Terkendala
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah
-
Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter
-
Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah