SuaraBogor.id - Polisi sebut mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di perkebunan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat keluarkan darah dalam mulut.
Mayat perempuan keluarkan darah dalam mulu itu sampai saat ini belum diketahui identitasnya.
Pihaknya mengaku saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak menemukan adanya kekerasan.
"Tidak terlihat luka hanya sedikit darah di mulut keluar," katanya.
Diberitakan sebelumnya, mayat perempuan tanpa identitas hebohkan warga di Kampung Cidadap, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (10/3/2021).
Informasi yang didapat Suarabogor.id, mayat perempuan tanpa identitas itu ditemukan warga setempat yang sedang melewati area perkebunan Megamendung.
Kapolsek Megamendung, AKP Susilo Triwibowo mengatakan, mayat perempuan itu ditemukan warga di area perkebunan Megamendung.
Setelah itu, warga yang mengetahui adanya mayat perempuan langsung melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Megamendung.
"Kami mendapatkan informasi dari warga sekitar pukul 06.00 WIB, setelah itu kami dan jajaran langsung ke tempat kejadian perkara (TKP)," katanya.
Baca Juga: 11.000 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bogor Akan Diperbaiki
Menurutnya, dari hasil olah TKP kejadian petugas tidak menemukan identitas korban. Namun, untuk penyebabnya pihaknya mengaku belum bisa menyimpulkan.
"Kita belum bisa simpulkan itu. penyebabnya kenapa," ucapnya.
Ia menambahkan, mayat perempuan tanpa identitas itupun dibawa ke RSUD Ciawi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
"Kita sudah bawa tadi ke RSUD Ciawi untuk dilakukan otopsi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Kapolri Bungkam soal Evaluasi Usai Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe
-
Kapolri Buka Suara Soal Kasus Polisi Tembak Polisi: Propam Masuk Tahap Penyidikan
-
Kasus Polisi Tembak Polisi: Mengapa Bisa Terjadi dan Apa yang Harus Dievaluasi?
-
Jelang Pilkades 184 Desa, Polisi Awasi Ketat Fenomena Taruhan Botoh di Purbalingga
-
Kisah Nyata! Polisi Melawan Kecanduan Opioid Putrinya di Film Clean Hands
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Pemberdayaan UMKM dan Aksi Hijau Warnai Kick-Off HUT ke-131 BRI
-
Dugaan Siswa SMPN 2 Cisarua Keracunan Susu UHT MBG, SPPG Buka Suara
-
BRI dan Pemerintah Perkuat Investasi Global, Dorong Ekonomi Lokal hingga UMKM
-
103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Bupati Bogor Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung
-
Sejumlah Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Usai Konsumsi Susu MBG