SuaraBogor.id - Lubang hidung Ridwan Kamil besar sebelah karena sering dicolok PCR COVID-19. Gubernur Jawa Barat itu sudah puluhan kali tes COVID-19 untuk bertemu presiden dan menteri.
Paling tidak sudah hampir 20 kali.
Pandemi Covid-19 telah memaksanya rutin berolahraga dan memperhatikan konsumsi makanan sehingga tubuhnya menjadi lebih fit.
"Saya di PCR mungkin mendekati 20-an, kan ketemu Pak Jokowi, ketemu dengan Pak Wapres, Pak menteri. Jadi kalau melihat hidung saya kanan lebih gede sedikit, mungkin terlalu banyak (alat) swab mengorek-ngorek hidung saya," kata Gubernur yang biasa disapa Kang Emil itu seusai meninjau uji klinis vaksin Sinovac di UPT Puskesmas Garuda, Bandung, Senin (22/3/2021).
"Saya mau terus terang, selama Covid-19 ini badan saya lebih sehat ya, karena ternyata dipaksa rajin olahraga tiap hari. Saya badminton, berenang, kemudian makan dijaga, kemudian protokol juga sangat ketat, kalau ke Gedung Pakuan contohnya kan harus dites," kata dia.
"Alhamdulillah selama satu tahun terakhir ini tidak ada saya sedikit pun demam," ia menambahkan.
Ridwan Kamil mengingatkan warganya agar rutin olahraga serta memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan agar terhindar dari penyakit.
Dia juga mengatakan bahwa kecepatan pelayanan vaksinasi Covid-19 di wilayah Jawa Barat sudah naik dua kali lipat dari 22 ribu menjadi 50 ribu dosis per hari dari target 150 ribu dosis per hari.
"Memang masih jauh dari target, jadi kita lagi memperbanyak lagi (tempat pelayanan vaksinasi)," kata dia.
Baca Juga: Setahun Operasional, Ini Kisah Awal Wisma Atlet Berubah Jadi RS Darurat
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Tak Kunjung Dipanggil Lagi, KPK Masih Dalami Dokumen
-
Ridwan Kamil Sampaikan Maaf di Momen Lebaran, Doakan Penyebar Hoaks Mendapat Hidayah
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jalani Ramadan Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya: Biasa Aja
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham
-
Ekspansi BRI ke Timor Leste, Pegadaian Buka Cabang Perdana
-
Catat! Ini Rincian Aturan Ganjil Genap Jalur Puncak Bogor 10-12 April 2026
-
Kantin Meledak, Sekolah di Bogor Hancur: 7 Fakta Ledakan LPG yang Hebohkan Gunung Putri
-
Haji 2026: BRI Distribusikan Banknotes SAR 750 per Jemaah ke 203.320 Orang