SuaraBogor.id - Aksi bom bunuh diri yang terjadi di gerbang Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) menjadi sorotan semua orang.
Disamping aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, media sosial dihebohkan dengan ceramah yang dilontarkan Ustaz Hasyim Yahya.
Warganet pun turut menyoroti ceramah Ustaz Hasyim Yahya karena mengandung hasutan, untuk berbuat kejahatan saat menyampaikan ke jemaah.
Dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Senin (29/3/2021), ceramah tersebut viral bermula dari sebuah video cuplikan yang diunggah oleh akun @nila_mrt pada Minggu, 28 Maret 2021.
“Ajaran sesatnya itu kalo mau masuk surga dan disambut 6500 bidadari harus jadi terroris, ngebom gereja, Bom Makassar dikutuk MUI.Tapi yang kayak gini tdk dikutuk,” tulis @nila_mrt.
Cuitan itu ia bagikan dengan menyertakan video ceramah Ustaz Hasyim Yahya.
Pada video tersebut, Ustaz Hasyim Yahya mengungkapkan bahwa muslim yang baik adalah muslim yang jadi teroris.
“Orang Islam yang baik itu adalah orang yang jadi teroris,” tutur Ustaz Hasyim dalam video tersebut.
Ia kemudian mengatakan jemaah untuk segera melihat isi Al-Anfal ayat 60 dan mendatangkan ustaz atau pemuka agama lainnya.
Baca Juga: KSP: Bom Katedral Makassar, Aksi Terorisme ke 552 dalam 21 Tahun Terakhir
“Buka Al-Anfal ayat 60, datangkan kiai siapa, ustaz siapa,” tegasnya.
Setelah itu, ia kembali menegaskan bahwa Islam hadir untuk menjadi seorang teroris.
“Orang Islam itu hadir jadi seorang teroris!,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga sempat membahas soal Bhinneka Tunggal Ika.
Ia menilai meskipun kita diwajibkan untuk menaati hal tersebut, menurutnya ada yanglebih penting yakni hukum Islam.
Berita Terkait
-
Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar
-
Terungkap di Sidang Korupsi Haji, Jemaah Bisa Berangkat Pakai Kuota Petugas
-
Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist
-
Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol
-
El Nino Gerus PLTA, PLN Kehilangan 650 MW di Sulawesi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi
-
BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar
-
Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor
-
Temuan 'Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Meradang, DPR Minta Usut Dugaan CCTV Sengaja Dimatikan
-
Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar