SuaraBogor.id - Eks Wakil Ketua Bidang Jihad Front Pembela Islam (FPI), Husein Hasny alias HH (56) diringkus Densus 88 anti teror Polri.
Husein Hasny merupakan satu dari empat terduga teroris yang ditangkap Densus antiteror 88 Polri. Mantan wakil Bidang Jihad itu diamankan saat berada di showroom mobil bekas di kawasan Condet, Jakarta Timur siang kemarin.
Menanggapi hal itu, pegiat media sosial Denny Siregar turut menulis cuitan menohok terkait Front Pembela Islam (FPI).
Denny Siregar menyebut organisasi yang sudah dibubarkan oleh pemerintah tersebut sebagai tempat pembibitan teroris.
Menurut Denny dalam cuitan di akun Twitternya @dennysiregar7, setelah organisasi yang didirikan Habib Rizieq Shihab itu dibubarkan, anggota FPI menyebar dan bergabung dengan banyak organisasi lain yang sudah mapan.
"FPI adalah tempat pembibitan teroris..Sesudah organisasi mereka dibubarkan, anggota FPI menyebar dan bergabung dgn organisasi teroris lain yang sudah mapan.." demikian cuitan @dennysiregar7.
Ia menulis cuitan ini sambil mengunggah satu artikel dari media online nasional terkait pemberitaan penangkapan terduga teroris yang memiliki KTA anggota FPI.
Cuitan Denny Siregar ini segera diserbu warganet. Banyak yang tidak sependapat dengan Denny Siregar.
"Ngarang lo bro ada ada saja wongedan wongedan denny siregar wong edan," tulis akun @Eyang sasmito.
"Den.. sakit lagi ya. Banyak kali lo makan obat atau lo banyak minum miras kali. Argumen lu menyakitkan orng lain," tulis akun @Akmal.
Baca Juga: Husein Hasny Teroris Condet Anggota FPI? Pengacara Rizieq: FPI Sudah Bubar!
"Duit duiit goreng sampe cairr Face with tears of joy BUZZER SAMPAH," tulis akun @Nada ELyaz.
"Eh. Si anjing pemerintah bikin status," tulis akun @Khairilmahya.
Berita Terkait
-
Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!
-
Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah
-
Berpengalaman di Densus 88 Hingga BIN, Irjen Victor Lateka Kini Jabat Wadankor Brimob
-
Jejak Ulta Levenia dari Peneliti Teroris Jadi Deputi Bakom Kini Ramai Gegara Teori Konspirasi
-
Tiru Inggris dan AS, RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Bandar Narkoba Hingga Teroris
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina dan BRImo Jadi Pendukung Utama
-
Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum
-
Modal Video CCTV dan Hotline Bang Resmob, Bareskrim Polri Gulung Sindikat Curanmor Cileungsi
-
BRI Catat 1,06 Juta BRILink Agen Dengan Transaksi Rp1.270 Triliun, Perluas Layanan Keuangan