SuaraBogor.id - Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi meminta, kepada seluruh masyarakat agar melaporkan jika adanya aktifitas terorisme di lingkungan sekitar.
Menurut Brigjen TNI Achmad Fauzi, dengan adanya kolaborasi antara masyarakat tentu bisa bisa menjaga keutuhan NKRI.
Hal itu diungkapkan Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, saat melakukan kunjungan ke Ponpes dan Panti Asuhan Anak Yatim di Kabupaten Cianjur, beberapa hari lalu.
"Saya berpesan kepada masyarakat, kalau menemukan adanya kegiatan yang mencurigakan seperti terorisme, laporkan saja ke pihak berwajib secepatnya,” kata Brigjen TNI Achmad Fauzi.
Tidak kalah pentingnya, semua pihak untuk tetap menjaga keutuhan NKRI dari serangan pihak-pihak yang ingin merusaknya.
“Kita jangan terpecah belah, semuanya bersatu untuk keutuhan NKRI,” tegasnya.
Sementara itu, Polres Cianjur meningkatkan skala patroli untul mengantisipai tindak aksi terorisme. Menyusul adanya serangan seorang perempuan teroris ke Mabes Polri.
“Kita lakukan antisipasi dengan meningkatkan skala patroli, juga meningkatkan pendeteksian lebih dini,” kata Kabags Ops Polres Cianjur, Kompol M Alan Haekal.
Bahkan, saat ini para ulama di Cianjur tengah membuat video testimoni kecaman aksi teorisme. Tujuannya, Agar masyarakat tidak terprovokasi oleh aksi terorisme.
Baca Juga: Munarman Dituding Berencana Ledakan Bom Saat Pesidangan HRS, Faktanya?
"Semuanya kita lalukan, baik itu tindakan preventif maupun persuasif kepada masyarakat. Semuanya harus dicerna dengan akal sehat dan mendengarkan ulama,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Respons Instruksi Prabowo, DPR Buka Peluang 'Terorisme Ekologi' Masuk RUU Kehutanan
-
Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas
-
Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!
-
Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah
-
Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang
-
Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania
-
93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026
-
Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office