SuaraBogor.id - Tiket gratis masuk Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dihapus Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Penghapusan tiket gratis bagi para pengunjung saat HUT KRC ke-169 pada hari ini, Minggu 11 April 2021 karena berbagai pertimbangan termasuk situasi pandemi.
Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas LIPI, Dian Latifah dalam keterangan tertulisnya diterima di Cianjur mengatakan, penghapusan tersebut tertuang dalam surat disposisi dari Kepala LIPI yang ditujukan pada Kepala Balai Konservasi Tumbuhan KRC LIPI dengan Nomor: 2561/1/2021.
"Dalam surat yang dikeluarkan 6 April, pihak LIPI memberitahukan bahwa saat memperingati ulang tahun KRC yang ke-169 tanggal 11 April, melarang menggratiskan tiket masuk pada pengunjung," katanya dilansir dari Antara.
Bahkan pada HUT KRC tahun ini, tidak ada acara yang sifatnya mengundang kerumunan pengunjung. Peringatan ulang tahun tersebut dilakukan secara terbatas, hanya diikuti internal pegawai secara sederhana.
Dian mengungkapkan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pertimbangan situasi dan kondisi Indonesia yang masih dilanda COVID-19.
"Kebun Raya Cibodas-LIPI berupaya tetap konsisten dalam upaya menjaga protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran," katanya.
Sementata itu, Humas Kebun Raya Cibodas, Dwi Novia Puspitasari mengatakan larangan tiket gratis tersebut merupakan instruksi langsung dari pusat yang ditujukan ke pihak KRC karena sebelum pandemi, setiap ulang tahun, KRC membebaskan pengunjung masuk tanpa membayar tiket alias gratis.
"Tahun ini, tidak diperbolehkan tiket gratis saat HUT KRC karena akan mengundang kerumunan pengunjung, kita tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus rantai penyebaran. Tahun sebelumnya pas ulang tahun KRC pengunjung yang datang tidak dipungut biaya," katanya. [Antara]
Baca Juga: Bisa Hidupkan Wisata di Cianjur, Pembangunan Jalur Puncak II Dimulai 2022
Berita Terkait
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Cari Sepeda Bekas Murah Tapi Kualitas Sultan? Ini 5 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan yang Bagus
-
Kinerja Solid, Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham
-
UI Periksa 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Kekerasan Verbal di Fakultas Hukum
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
Makin Praktis, Tebus Pegadaian Kini Bisa Lewat Aplikasi BRImo