SuaraBogor.id - Usulan wilayah Kabupaten Bogor selatan akan pisah dari Kabupaten induk yakni Kabupaten Bogor ramai di perbincangkan. Kekinian, Camat Cisarua Deni Humaedi turut menanggapi usulan tersebut.
Deni Humaedi mengatakan, pihaknya tak mau main-main soal usulan pemekaran Bogor Selatan tersebut. Sebab, wilayah selatan Kabupaten Bogor tentu sudah sepantasnya lepas dari kabupaten induk.
“Aspirasi itu suatu kewajaran. Dengan tetap memperhatikan tahapan sesuai ketentuan,” kata Camat Cisarua Deni Humaedi, kepada Suarabogor.id - jaringa Suara.com, Senin (12/4/2021).
Kendati begitu, Deni menegaskan, agar rencana tersebut jangan sampai tidak tersosialisasi dengan baik.
Pengkajian bersama sejumlah tokoh wilayah, menurutnya, dirasa sangat perlu dilakukan secara masip. Mengingat sebagaimana tujuan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).
“Jadi jangan sampai blunder nantinya perlu dikaji betul-betul. Pembentukan DOB itu untuk peningkatan kesejahteraan dan pendekatan pelayanan,” tegas Deni.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Kecamatan Cigombong, Asep Achdiat menyebut, tidak masalah jika memang pemekaran wilayah akan menuju pada kesejahteraan wilayah itu sendiri.
Menurutnya, kalaupun rencana tersebut menjadikan kawasan ekonomi khusus ke depan, seiring kemajuan wilayah mungkin saja akan terjadi pemekaran wilayah.
Meski begitu, ia memprediksi rencana pemekaran wilayah selatan kabupaten masih sangat jauh untuk terealisasi. Sebab, lanjutnya, saat ini masih ada proses pemekaran yang belum selesai yakni Bogor Barat.
Baca Juga: Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Bogor Diperpanjang
“Jika dilihat Bogor Barat pun belum terwujud pemekarannya. prediksi saya masih lama,” ucapnya.
Sepengetahuannya, jika dalam satu daerah akan ada pembentukan DOB maka untuk pembentukan DOB selanjutnya harus menunggu selama lima tahun kedepan.
“Kalau Bogor Barat mekar berarti tunggu lima tahun kemudian Bogor Timur, nah baru Bogor Selatan,” jelas Asep.
Seperti diketahui, belum lama ini wilayah selatan Kabupaten Bogor ramai diperbincangkan. Mencuat kabar bahwa kawasan wisata tersebut bakal turut memisahkan diri.
Bedasarkan informasi yang beredar, rencana pemekaran wilayah selatan kabupaten ini muncul saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menggelar pembahasan revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, beberapa waktu lalu.
Kontributor : Regi Pranata Bangun
Tag
Berita Terkait
-
Pakar Ungkap Penyebab Longsor Cisarua, Faktor Alam Jadi Pemicu Utama
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
-
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua
-
Hari Keempat Pencarian korban longsor Cisarua
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Nostalgia Bersepeda dengan Gaya, Rekomendasi Sepeda Federal Lady Klasik dan Modifikasi Terbaru
-
Magis Ayah dan Anak: Indra Lesmana dan Eva Celia Pukau Panggung Jazz Hujan Bogor
-
Sejak 2015, BRI Telah Salurkan KUR Rp1.435 Triliun ke 46,4 Juta Penerima
-
5 Rekomendasi Sepeda Stylish dan Nyaman untuk Ibu-Ibu Modern
-
Masuk ke Dunia Satwa Liar Lewat Immerzoa, Daya Tarik Baru Museum Zoologi Bogor yang Wajib Dikunjungi