SuaraBogor.id - Kobaran api di gunungan ban bekas di wilayah Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat belum juga bisa dipadamkan.
Pantauan Suarabogor.id di lokasi kejadian, terlihat sejumlah pegutas pemadam kebakaran masih berupaya untuk memadamkan api yang terus menyala di beberapa bagian lokasi, Selasa (20/4/2021). Sekitar pukul 11.34 WIB siang.
Asap pekat akibat limbah ban terbakar ini pun menjadi kendala petugas. Nampak sesekali petugas pun terpaksa menghentikan proses penyiraman lantaran asap tertiup angin ke arah petugas.
Juga menutupi ruas jalan yang diketahui menjadi jalur alternatif Cibubur - Cileungsi.
“Gak bisa harus berhenti dulu karena debu,” ujar seorang petugas Disdamkar Sektor Leuwiliang, Udrat kepada Suarabogor.id, saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (20/4/2021).
Ia mengaku, angin menjadi kendala proses pemadam api. Sebab semakin kencang angin yang berhembus, katanya, semakin sulit pula api untuk dipadamkan.
Selain itu, katanya, kendala lainnya yakni sumber air yang cukup jauh bagi petugas untuk melakukan pemadaman. Sedikitnya sumber air yang ada maka, lanjutnya, semburan air yang digunakan menjadi kecil.
“Ini mah di atasnya saja sudah mati bawahnya mah belum. Jadi api berkobar lagi. Iya airnya kecil karena sumber airnya jauh,” akunya.
Informasi yang dihimpun, kebakaran mulai terlihat sekitar pukul 18.30 WIB. Hingga pukul 11.30 WIB siang, api masih belum bisa dipadamkan. Belum jelas apa penyebab kebakaran tersebut.
Baca Juga: 24 Mobil Damkar Diterjunkan Untuk Padamkan Kobaran Api di Gunung Putri
Kontributor : Regi Pranata Bangun
Berita Terkait
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Empat Korban Kebakaran SPBE Cimuning Meninggal Dunia
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Intip 5 Pilihan Sepeda yang Cocok dengan Gaya Hidup ASN
-
Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham
-
Ekspansi BRI ke Timor Leste, Pegadaian Buka Cabang Perdana