SuaraBogor.id - Seluruh umat muslim di Indonesia saat ini melaksanakan puasa Ramadhan, Namun, selama berbuka puasa, biasanya ingin memakan makanan lezat.
Banyak disajikan saat buka puasa Ramadhan seperti gorengan, nasi, atau makanan penutup yang manis akan tersaji di meja. Hal itu menyebabkan berat badan bertambah yang pada akhirnya dikeluhkan.
Dilansi dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, ahli Gizi Klinis di Healthbay Clinic Dubai Sara Abdelghany mengatakan, dengan mengikuti tips sederhana pola makan selama Ramadhan, penambahan berat badan selama Ramadhan dapat dihindari sehingga memungkinkan semua orang menikmati bulan suci.
Berikut ini 10 tips menjaga berat badan selama Ramadan.
Baca Juga: Es Kuwut Khas Bali, Minuman Segar Cocok untuk Berbuka Puasa
1. Pastikan mengonsumsi protein dan sayuran dalam porsi yang baik serta karbohidrat kompleks dalam jumlah sedang selama buka puasa dan sahur.
2. Hindari makanan yang digoreng sebisa mungkin. Sebagai gantinya, makanan pembuka dan kue panggang oven untuk membatasi jumlah minyak yang dikonsumsi.
3. Hindari membangun kalori melalui minuman, seperti jus, minuman Ramadhan populer, dan minuman ringan.
4. Hindari terlalu banyak makan kurma, buah-buahan kering, dan kacang-kacangan. Meski sehat, mereka tetap tinggi kalori.
5. Hindari makan berlebihan hingga kekenyangan.
Baca Juga: Kapan Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah?
6. Pastikan setidaknya 70 persen camilan yang dimakan sehat. Manjakan diri dengan makanan penutup, tetapi batasi jumlah makanan manis yang dimakan.
7. Pastikan makan makanan yang tepat saat lapar dan hindari mengemil permen atau kue kering.
8. Hindari memiliki terlalu banyak pilihan dan variasi makanan ketika berbuka puasa atau sahur. Ini akan mendorong rasa ingin makan lebih banyak.
9. Jika sebelum Ramadhan sudah rutin berolahraga, jangan hentikan rutinitas tersebut. Hanya saja kurangi intensitas latihan dan usahakan berolahraga tiga hingga empat kali dalam seminggu.
10. Cobalah tetap aktif sepanjang bulan dan lakukan 10 ribu langkah setiap hari. Ini tidak harus dilakukan sekaligus dan dapat dibagi sebelum dan sesudah buka puasa.
Berita Terkait
-
20 Alasan Berat Badan Tidak Turun-Turun, Bagaimana Mengatasinya?
-
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari yang Disebut Geni Faruk Seperti Setahun Berpuasa, Benarkah?
-
Kekayaan Danilla Riyadi: Penyanyi Kondang yang Pilih Menikah Sederhana di KUA
-
Profil Satryo Rizqi Ramadhan: Suami Danilla Riyadi Punya Pendidikan Mentereng
-
Iqbaal Ramadhan Napak Tilas ke Sekolah SD, Teringat Saat Jadi Korban Bully
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai