SuaraBogor.id - Pelaku bullying terhadap anak di bawah umur di wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, diamankan petugas. Namun, polisi tidak menahan pelaku, karena memang sebelumnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan Jumat (23/4).
Pelaku bullying di Bogor yang terekam dalam dua video tersebar di dunia maya itu menampilkan. Pertama, korban saat naik motor diliat dengan sengaja pelaku membungkukan badan sehingga korban tidak mendapatkan tempat di motor, kemudian terjatuh pada 16 April 2021. Sekitar pukul 14.30 WIB.
Kedua, video merekam aksi pelaku yang mengangkat tubuh korban lalu dilemparkan ke kubangan air sebanyak dua kali.
Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, hal itu terjadi pada 20 April 2021 sekitar pukul 16.30 petang.
“Dari kejadian tersebut kami melaksanakan penyelidikan perkara ini. Ada dua pelaku yang kami amankan dan kami minta klarifikasi pelemparan tersebut,” kata Harun kepada wartawan, di Mapolres Bogor, Cibinong, Jumat (23/4/2021).
Setelah itu pelaku dan keluarga korban pun melakukan mediasi bersama perangkat desa setempat.
Menurut Harun, seusai menjalani mediasi bersama sejumlah pihak terkait maka seluruhnya sepakat aksi kekerasan yang dilakukan AS baik dari pihak korban maupun keluarga tidak menuntut.
“Itu merupakan candaan dari pelaku AS kepada EG, Karena hampir setiap hari korban EG bermain dengan pelaku AS. Tiap hari bermain dan bercanda,” urainya.
Sementara itu, AS mengaku menyesal dengan perbuatannya terhadap korban. Bagi AS, aksinya tersebut semata-mata hanyalah candaan yang seringkali dilakukannya bersama korban.
Baca Juga: KKJ Desak Polisi Usut Teror Terhadap Jurnalis Tabloid Jubi Victor Mambor
“Tiap hari main sama saya. Susah seneng bareng-bareng gak ada niat untuk yang tidak-tidak. Saya minta maaf atas perbuatan saya. Saya minta maaf kepada warga Indonesia dan keluarga besar semua atas kelalaian saya,” singkatnya.
Kontributor : Regi Pranata Bangun
Berita Terkait
-
'Kata Siapa Sudah Merdeka?' Ucapan Tukang Cukur Bogor Bikin Heboh Jelang HUT RI
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK
-
Akui Salah Libatkan Anak dalam Promosi Vape, Bigmo Tertunduk Usai Dicecar 40 Pertanyaan Polisi
-
Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nilainya Fantastis! Bea Cukai Bogor Musnahkan 10 Juta Batang Rokok Ilegal Rp15,2 Miliar
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
-
Mulai dari Kebun Raya Hingga Puncak, Ini Daftar Rute Bus Listrik Baru di Bogor
-
Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar