SuaraBogor.id - Mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, terkait dugaan kasus terorisme, masih menjadi perbincangan hangat.
Kekinian, pegiat media sosial Eko Kuntadhi kembali menyoroti Munarman yang resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Kali ini, Eko Kuntadhi mengunggah foto dalam Twitter pribadinya yakni sebuah karangan bunga yang berbunyi 'Terima Kasih Pak Polisi Sudah Menangkap Munarman' dari Cokro TV.
"Sebuah prestasi. Perlu diapresiasi!," cuit Eko Kuntadhi dikutip Suarabogor.id, Jumat (30/4/2021).
Sebelumnya, Eko Kuntadhi menyebutkan, gegara wawancara Ini Munarman akhirnya kejeblos
Pengacara Habib Rizieq Shihab, Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror Polri. Hal itu menjadi perhatian publik, Selasa (27/4/2021).
Munarman ditangkap di rumahnya yang berlokasi di Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan.
Menanggapi hal itu, pegiat media sosial Eko Kuntadhi mengatakan, terkait penangkapan Munarman oleh Densus 88 Antiteror melalui cuitannya di akun Twitter pribadinya.
Menurut Eko Kuntadhi, gegara wawancara dengan Najwa Shihab pada acara Mata Najwa beberapa waktu lalu, membuat Munarman diamankan Densus 88 Antiteror Polri.
Baca Juga: Kuasa Hukum Rizieq Ikut Klarifikasi Isu Video Munarman Bareng Lily Sofia
"Gegara wawancara ini Munarman akhirnya kejeblos. Ia dipancing Najwa untuk menunjukan sikap aslinya!," cuitnya dikutip Suarabogor.id, dari akun Twitter pribadinya Eko Kuntadhi.
Eko Kuntadhi menulis cuitannya sambil memperlihatkan cuplikan wawancara antara Munarman dengan Najwa Shihab.
Diberitakan sebelumnya, berdasar informasi, Munarman ditangkap sekira pukul 15.30 WIB sore tadi. Dia ditangkap lantaran diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme.
"Ya benar," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi soal kabar penangkapan tersebut, dilansir dari Suara.com, Selasa (27/4/2021).
Tag
Berita Terkait
-
Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman
-
Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?
-
Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi
-
Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!
-
Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong