SuaraBogor.id - Bagi masyarakat yang akan melewati Kota Bogor di hari Sabtu dan Minggu, agar lebih memahami kembali penerapan sistem ganjil genap Bogor.
Untuk penerapan sistem ganjil genap di Kota Bogor, jajaran Polresta Bogor Kota mengacu kepada tanggal di hari tersebut.
Jika hari tersebut tanggal ganjil maka hanya plat nomor ganjil yang diperkenankan melintas. Begitupun sebaliknya.
Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi (KBP) Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dari 5.437 kendaraan yang diputarbalikkan petugas didominasi oleh kendaraan roda dua sebanyak 2.949 kendaraan; dan roda empat 2.488 kendaraan.
"Ribuan kendaraan ini diputarbalikkan petugas di lima titik penyekatan di seputaran SSA. Yakni, di Simpang Tugu Kujang, Simpang Empang, Simpang Muslihat, Simpang Denpom dan Simpang Siloam," katanya, Senin (3/5/2021).
Berdasarkan data yang ada pada pihaknya, pada Sabtu 1 Mei 2021, jumlah kendaraan yang diputar balikkan petugas di posko penyekatan berjumlah 2.361 kendaraan, yang terdiri dari 1.331 kendaraan roda dua dan 1.030 kendaraan roda empat.
Sedangkan pada Minggu 2 Mei 2021, jumlah kendaraan yang diputar balik berjumlah 3.076 kendaraan yang terdiri dari 1.618 kendaraan roda dua dan 1.458 kendaraan roda empat.
Sekadar diketahui, penerapan ganjil genap tersebut dilakukan guna membatasi mobilitas masyarakat antar kecamatan menjelang berbuka puasa. Susatyo menambahkan, ganjil genap itu hanya diberlakukan dua jam mulai pukul 15.30 WIB sampai dengan pukul 17.30 WIB.
Baca Juga: Lebaran Makin Dekat, Pusat Perbelanjaan di Kota Bogor Makin Ramai
Berita Terkait
-
Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap
-
Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik
-
Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City
-
Pemprov Bali Perpanjang Skema Ganjil-Genap BBM Subsidi Hingga 23 Oktober
-
Festival Budaya Nasional 2026: Merayakan Keberagaman, Menjaga Budaya Indonesia Terus Hidup
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang
-
Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania
-
93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026
-
Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office