SuaraBogor.id - DPRD Kabupaten Bogor mengajak kepada masyarakat agar mematuhi aturan pemerintah terkait larangan mudik lebaran 2021.
Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya gelombang kedua Covid-19. Menyikapi hal itu Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, bicara soal mudik. Harap warga tetap silaturahmi secara virtual.
Rudy Susmanto mengatakan, warga Kabupaten Bogor diharapkan menaati peraturan yang ditetapkan pemerintah. Sebab, bila terjadi penularan Covid-19 gelombang kedua maka Indonesia akan mengalami kerugian kembali.
Ia menambahkan, nanti perekonomian akan kembali terpuruk, demikian juga dengan sektor lain.
“Kita harus berbicara tentang rasa nasionalisme. Utamakan kepentingan bangsa, makanya saya berharap warga Kabupaten Bogor untuk tidak mudik,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto baru-baru ini.
Untuk itu, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menurunkan petugas untuk melakukan penyekatan di perbatasan. Petugas akan memutarbalikkan warga yang ingin mudik ke kampung halaman.
Kemudian Rudy menyatakan bahwa warga Kabupaten Bogor dapat menjalin silaturahmi dengan sanak keluarga di kampung secara virtual.
“Demi kepentingan Bangsa Indonesia, warga Kabupaten Bogor diimbau untuk tidak mudik. Lebaran dapat bersama keluarga secara virtual,” ungkapnya.
Baca Juga: Kemenkumham Sebut Warga China ke Indonesia Bukan Wisata tapi Kerja
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office
-
AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor
-
Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib
-
Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II
-
333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka