SuaraBogor.id - Petugas gabungan di pos penyekatan Puncak-Cianjur direnggangkan pada malam takbiran, Rabu (13/5/2021) malam.
Hal itu disebabkan volume kendaraan pemudik menuju Bogor terus bertambah dan mengakibatkan tidak terbendung pada dini hari Kamis.
Bahkan, sebagian besar kendaraan terus bergerak meski dipagar betis petugas.
Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai di Cianjur Kamis dinihari, mengatakan ratusan pemudik dengan sepeda motor, berusaha keluar dari jalur penyekatan di kawasan Puncak Pass, sehingga membuat petugas cukup kewalahan, meski berbagai upaya dilakukan.
"Upaya penyekatan terus dilakukan, namun volume kendaraan terus bertambah, sehingga membuat petugas kewalahan. Bahkan ribuan pemudik dengan sepeda motor terus merangsek keluar jalur pemeriksaan, sehingga petugas terpaksa di tarik mundur," katanya, dilansir dari Antara.
Aksi ratusan pemudik dengan sepeda motor, membuat petugas melonggarkan penyekatan, sehingga mereka dapat dengan bebas melintas dengan jumlah lebih dari 1000 kendaraan roda dua dan 500 kendaraan roda empat. Pemudik jarak dekat, terlihat memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, sehingga membubarkan pagar betis puluhan petugas gabungan.
Hingga pukul 2.30 WIB, volume kendaraan yang melintas di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur, kembali meningkat. Sebelumnya hingga Rabu pukul 22.00 WIB, volume kendaraan dari Cianjur atau sebaliknya dari arah Puncak terlihat lenggang karena penyekatan maksimal yang dilakukan petugas di perbatas Puncak-Cianjur.
"Sebagian besar dapat lolos hingga ke Puncak-Cianjur karena melalui jalur tikus di jalur Bogor-Cianjur, sejak pukul 8.00 WIB, penyekatan dilakuka, ratusan kendaraan kita pulangkan, namun mereka kembali masuk ke antrian, hingga terjadi kemacetan panjang dari arah Bogor," kata Rifai.
Hingga dini hari, puluhan kendaraan yang didominasi pemudik dengan roda dua, dapat melintas hingga jalur protokol Cianjur, sebagian besar pemudik jarak dekat dengan tujuan Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya hingga Ciamis.
Baca Juga: Pakai Baju Putih Lengan Panjang, Jokowi Sholat Id di Halaman Istana Bogor
Berita Terkait
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
'Kata Siapa Sudah Merdeka?' Ucapan Tukang Cukur Bogor Bikin Heboh Jelang HUT RI
-
Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabar Gembira Anak Muda Bogor! Eks Gedung Kesenian Cibinong Disulap Jadi Siliwangi Center
-
Bikin Bangga! Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiahi Alat Musik Baru untuk Peseni Cilik Cibungbulang
-
HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Masyarakat Perkuat Semangat Gotong Royong
-
KPK Usut Kasus di Pemkab Bogor, Sekda Pastikan Layanan Bappenda cs Tak Terganggu
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional