SuaraBogor.id - Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik adanya rombongan WNA asal China ke Indonesia. Padahal masyarakat Indonesia sendiri tengah menjalani larangan mudik lebaran.
Cuitan Fadli Zon di twitter itu pun mendapatkan komentar beragam dari nitizen. Masyarakat merasa cemburu dengan WNA yang masuk ke Indonesia saat dilarangnya mudik lebaran.
Seperti komentar dari @ahmadmargono3, "Yth bpk Fadli Zon, bagaimana kami yg jelata ini berdaya menghadapi arogansi penguasa ???, sementara sampean yg di elite pemerintahan dan mewakili suara berjuta jelata ini hanya mampu berkata kata..." tulisnya.
Berbeda dengan @simbolongmaradu1, ia menuliskan tentang protokol kesehatan TKA yang datang.
Baca Juga: TPU di Jakarta Ditutup Tapi Mal Dibuka, Fadli Zon: Mengganggu Rasa Keadilan
"Kalaupun Benar Ada TKA Yang Berdatangan Bisa Jadi Sudah Sesuai Kebutuhan Dan Sudah Melalui Prokes Ketat Dan Pemerintah Pasti Sudah Bertanggung Jawab Penuh Kepentingan Apa Dan Untuk Apa Mendatangkan TKA Tersebut," tulis Simbolong.
Sebelumnya Fadli Zon menyebutkan, pada hari raya lebaran tetap aja ada WNA yang masuk ke Indonesia. Ia mempertanyakan kedatangan mereka?
"Ini rombongan WNA China berdatangan terus tanpa henti bahkan di hari Lebaran. Mau kerja atau migrasi menetap di negeri ini?," tulis Fadli Zon melalui twitter @fadlizon.
Ia juga mengungkapkan, rakyat Indonesia mau mengunjungi orang tua dan ziarah ke makam pun tak bisa dilakuka. Sementara WNA dibiarkan masuk ke Indonesia.
"Sementara kita mau ziarah kuburpun tak bisa," tulis Fadli Zon.
Baca Juga: Mudik Lebaran Dilarang, Jalan-jalan di Kota Solo Sepi
Diketahui, kedatangan Warga Negara Asing (WNA) asal China ke Indonesia belum lama ini menimbulkan amarah dan kecemburan sosial di tengah pelarangan warga lokal untuk mudik lebaran tahun ini.
Meski masih masa pandemi, berdasarkan informasi dari Suarajakarta.id total terdapat 157 orang WNA yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (08/05/2021). Para WNA tersebut datang dari Guangzhou-China menggunakan pesawat China Southern Airlines dengan nomor penerbangan CZ-387.
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun SuaraSurakarta.id, pesawat Xiamen Airlines dengan nomor penerbangan MF855 dari Fuzhou, Cina, mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (13/5/2021) sekitar pukul 12.20.
Dari total 114 penumpang, sebanyak 110 WNA asal Cina. Mereka menjalani karantina di wisma ataupun di hotel yang telah ditunjuk Satgas Gugus TNI, dengan rincian: Hotel Arcadia 53 orang, hotel Shangrila 1 orang, Grand Sahid Jaya 18 orang, Mercure Jakarta Batavia 9 orang, Holiday Inn Gajah Mada 30 orang.
Dalam penerbangan itu juga terdapat 1 WNA asal Korea yang melakukan karantina di Hotel Grand Sahid, 2 WNI yang karantina di Hotel Mercure Batavia dan 1 WNI karantina di Wisma Atlet.
Berita Terkait
-
Ratusan Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Masa Arus Mudik dan Balik Lebaran
-
Pahami Cara Aman Lewati One Way Saat Arus Balik Mudik Lebaran 2025
-
Arus Balik Lebaran 2025, 18 Ribu Pemudik Tiba di Stasiun Pasar Senen
-
Arus Balik Lebaran 2025: Persiapan Darurat Jadi Kunci Perjalanan Aman
-
Diskon Tol Arus Balik Lebaran 2025: Cara Dapat Potongan 20 Persen & Jadwal Lengkap
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai