SuaraBogor.id - Pernyataan Ketua Umum Partai PDIP Megawati Soekarnoputri yang megaku tidak kuat ketika mendengar orang ditangkap karena terlibat korupsi mendapat perhatian dari netizen.
Pernyataan soal dugaan korupsi yang ditakutkan oleh Megawati itu melalui halal bi halal virtual yang dilaksanakan oleh PDIP.
Dilansir dari Terkini.id- jaringan Suara.com, dalam halal bi halal tersebut, Megawati tampak bernostalgia, menceritakan pengalamannya saat memimpin partai pertama kali.
Menurut presiden ke-5 Indonesia ini, partainya harus tetap menjaga silaturahmi sesama kader.
Hal itu ia sampaikan saat dirinya menceritakan ketika ia harus berkeliling Indonesia dan melantik pengurus partai di kecamatan.
Megawati berpendapat bahwa karakter seperti itulah yang harusnya tak diubah.
Tak hanya itu, Mega juga menyayangkan kabar buruk dimana beberapa kader partai terlibat korupsi.
Megawati mengatakan hal tersebut dapat mencoreng nama baik partai.
"Saya tak kuat mendengar jika ada yang ditangkap karena korupsi. Mencoreng nama partai. Harus ingat pepatah, nila setitik rusak susu sebelanga. Karena itulah jangan korupsi!,” ujar Mega.
Baca Juga: Firli Cs Nonjobkan 75 Pegawai Tak Lulus TWK, Kasus-kasus di KPK jadi Mandek
Mengomentari pernyataan Mega, warganet banyak yang memperkirakan alasan dibalik pernyataan Mega tersebut.
"Ya pasti gak kuatlah soalnya yang ketangkap orang sendiri, khawatir aja ada yang nyangkut, yang kuat ya Bu" komentar salah seorang warganet.
"Ngga kuat, karena takut terseret," timpal warganet lainnya.
"Ya pasti ga kuatlah mak, yg ketangkep jg banyakan kader sendiri. Merasa gagal mendidik kader ya mak? Harusnya sebagai partai penguasa bisa menjadi tauladan yang baik bagi partai lain. Lah ini malah ikutan kompetisi menggarong uang rakyat," tulis seorang warganet.
Berita Terkait
-
Sempat Sulit Dijual, Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen Benny Tjokro Senilai Rp219,7 Miliar
-
Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas
-
Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Hitung Kebutuhan Warga Sejak Lahir, Kemendukbangga Luncurkan Peta Jalan Kependudukan Presisi