SuaraBogor.id - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Cianjur, Jawa Barat meninggal dunia di tempat kerjanya yakni di Arab Saudi pada Selasa (11/5/2021).
PMI asal Cianjur yang meninggal di Arab Saudi itu bernama Yani Karyani (39). Diketahui, isak tangis menyambut kedatangan jenazah yang dikirim langsung dari Arab Saudi.
Yani Karyani merupakan PMI asal Cianjur meninggal dunia itu merupakan warga Kampung Pasir Simpur, RT 05/RW 03, Desa Cibarengkok, Kecamatan Bojong Picung, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (21 Mei 2021) pukul 03.00 WIB.
Ketua LSM FPMI DPW Jawa Barat, Dhani Rahmad menjelaskan, pihaknya selaku pendamping keluarga mendiang mendapat kabar bahwa Yani meninggal dunia akibat sakit.
"Kami bersyukur pemulangan jenazah Ibu Yani tergolong cepat, sejak meninggal hingga kepulangan ke kampung halamannya di Bojongpicung,” terang Dhani dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara,com.
Kecepatan dan ketepatan pemulangan jenazah PMI ini patut disyukuri keluarga dan semua pihak, karena tidak ada hambatan apa pun selama proses pemulangannya.
"Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih, diantaranya pada KBRI Abu Dhabi, Kejari, Kemenlu, Kemenaker, BP2MI, dan Disnakertrans Kabupaten Cianjur. Tidak lupa juga peran dari Kepala Desa Cibarengkok yang dengan cepat memberikan berkas rekomendasi, sehingga pemulangan bisa cepet,"ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cibarengkok, Asep Jalaludin mengatakan, satu minggu lalu mendapat kabar kalau ada warganya yang meninggal di Arab Saudi karena sakit.
“Iya saya mendapat laporan adanya yang meninggal, tapi alhamdulillah berkat semua pihak bisa secepatnya dipulangkan,” tuturnya.
Baca Juga: Dua Bulan Nodai Anak Kandung, Bapak Bejat di Cianjur Terancam 15 Tahun Bui
Asep menjelaskan, Yani berangkat sebagai PMI ke Abu Dhabi sekitar enam bulan lalu, melalui jasa beberapa sponsor dan diberangkatkan melalui PT yang ada di Jakarta Timur.
Berita Terkait
-
Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah
-
Kegentingan Meningkat di Teluk: Israel Larang Warga Iran Naik Kereta, Arab Saudi Tutup Jembatan
-
Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Radar THAAD Senilai Rp2 Triliun Hancur Total Diserang Iran Bikin Hubungan AS dan NATO Kini Memanas
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham
-
Ekspansi BRI ke Timor Leste, Pegadaian Buka Cabang Perdana
-
Catat! Ini Rincian Aturan Ganjil Genap Jalur Puncak Bogor 10-12 April 2026
-
Kantin Meledak, Sekolah di Bogor Hancur: 7 Fakta Ledakan LPG yang Hebohkan Gunung Putri
-
Haji 2026: BRI Distribusikan Banknotes SAR 750 per Jemaah ke 203.320 Orang