SuaraBogor.id - Sinden Marni di Studio Alam TVRI Depok jadi buah bibir dari mulut ke mulut hingga jadi legenda masyarakat urban atau Urban Legend di Depok, Jawa Barat. Sosok Sinden Marni pun masih jadi misteri.
Studio Alam TVRI adalah objek wisata Depok. Studio Alam TVRI ini terletak di kawasan Kecamatan Sukmajaya. Atau bagian Depok tengah.
Tempat wisata lokal ini sudah banyak diketahui warga Depok tentunya.
Mungkin sudah ada mengunjungi tempat yang cukup asri untuk sekedar santai sambil menghirup udara segar. Karena di Studio Alam TVRI terdapat banyak pohonan dan danau atau situ.
Baca Juga: Daftar 13 SMA Negeri dan Swasta Terbaik di Depok
Dari beberapa sumber yang dirangkum Suara.com. Studio Alam TVRI ini dibangun pada tahun 1981.
Studio Alam TVRI ini dibangun untuk menunjang kebutuhan shooting film dengan tatar alam yang diproduksi oleh TVRI.
Jadi tidak aneh bagi para pengunjung terdapat bangunan tradisional, pohon rindang, alat shooting, dan lainya.
Kawasan studio ini memiliki luas sekitar 29 hektar. Saking luasnya studio alam ini bisa dibilang hutan mini. Jadi Kota Depok masih memiliki ruang produksi oksigen.
Tempat ini kerap menjadi tempat stuting film di Tanah Air. Dari Mak Lampir, dan lainya. Di area studio alam ini juga tedapat danau atau situ yang memiliki sejarah tersendiri.
Baca Juga: Keputusan PTM di Depok Ada di Tangan Satgas Covid-19
Bahkan ada cerita mistik yang menarik untuk diketahui.
Kisah ini sudah banyak diketahui oleh para pengunjung dan warga Depok. Namun masih ada saja yang belum tahu kisah cerita yang ada di kawasan studio alam ini.
Dari beberapa sumber. Lokasi syuting ini kono dihuni oleh hantu sinden cantik bernama Marni.
Nah siapa sosok Marni ini?
Mengulas sosok hantu sinden Marni ini. Dari beberapa sumber sosok Sinden Marni kerap menganggu para kru film saat berkerja.
Bahkan kru film dan artis kerap kesurupan hantu Sinden Marni.
Dari cerita yang beredar, sejak tahun 1981 hingga sekarang, ada saja sejumlah pengunjung hingga kru yang sesekali mengalami kesurupan.
Berawal saat tahun 1981, saat peresmian Studio Alam TVRI menggelar wayang Betawi semalam suntuk dengan mengundang sinden.
Namun, sinden Marni dikabarkan telah lama meninggal dunia dan tidak ada cerita yang jelas penyebab meninggalnya sinden tersebut.
Sebelum Studio Alam TVRI dibangun dan dibebaskan, terdapat sejumlah makam keluarga milik warga di mana sebagian sudah dipindahkan, tetapi ada pula yang belum.
Studio Alam TVRI ini tetap dikunjungi banyak orang yang ingin bersantai dan menghirup udara segar. Terutama di waktu libur.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Liburan Hemat Tapi Seru di Depok: 10 Kolam Renang Keren Mulai Rp15.000
-
Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Wali Kota Depok Bisa Dijerat UU Tipikor?
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Blunder Izinkan Mudik Pakai Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Panggil Wali Kota Depok 8 April
-
Bima Arya Pastikan Wali Kota Depok Akan Ditegur, Imbas Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai