SuaraBogor.id - Penceramah kondang Ustadz Dasad Latif sebut Abu Janda lebih terhormat dibandingkan para pejabat yang korupsi.
Apalagi kata Ustaz Dasad Latif, jika Abu Janda dibandingkan dengan pejabat korupsi dana bantuan sosial, tentu masih Abu Janda yang terhormat.
Komentar soal Abu Janda tersebut diberikan oleh Ustadz Dasad Latif saat ditanyai soal permasalahan Abu Janda oleh Karni Ilyas.
Ustadz Dasad Latif awalnya mengakui bahwa dirinya tak membenci Abu Janda.
Baca Juga: Sentil Koruptor Bansos, Ustaz Dasad Latif Bandingkan dengan Abu Janda
Menurut Ustadz Dasad Latif, hal itu yang salah dari Abu Janda adalah perkataan serta pemikirannya.
“Saya pada prinsipnya tidak membenci Abu Janda, yang saya benci dan saya cela adalah pemikiranya,” kata Ustadz Dasad Latif, dikutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Kamis (3/6/2021).
“Karena kalau membenci pribadinya, itu apa bedanya kita dengan ucapan-ucapan kebencian kepada seseorang. Jadi yang kita benci adalah pemikirannya,” lanjutnya.
Ustadz Dasad bahwa pemikiran-pemikiran Abu Janda akan berpengaruh apabila pemikiran tersebut disebarluaskan dan dipublikasikan.
“Kalau kita benci orangnya, dipenjara selesai, tapi kalau pemikiran ini berkembang dan parahnya karena dia di medsos, andai saja di kamarnya gak masalah, gak berpengaruh” katanya.
Baca Juga: Curhat ke Abu Janda, Israel Sebut Hamas Sengaja Korbankan Rakyat Gaza
“Tapi inikan dipublikasi, jadi ini bisa merusak bangsa kita,” lanjutnya.
Kendati demikian, Ustadz Dasa’d senang mendengar pernyataan Abu Janda yang menyebut dirinya dibayar.
“Tadi sejujurnya pak Karni, saya senang satu dari Abu Janda, kalau “saya dibayar”,” ungkap Ustadz Dasad Latif.
Kemudian, Ustadz Dasad pun membandingkan pria bernama asli Permadi Arya dengan pejabat yang menyalahgunakan dana bantuan sosial.
“Masih lebih terhormat dari pada orang yang kita sanjung-sanjung sebagai pejabat, tapi menyalahgunakan Bansos,” tuturnya.
“Uang negara yang dicuri, kalau Abu Janda dibayar oleh sponsor,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Aktor Revaldo Sindir Ustadz Das'ad Latif Videokan Fariz RM di Penjara: Kenapa Harus Direkam Sih?
-
Buat Vlog Pagar Laut Tangerang, Abu Janda Dicurigai Bayar Warga Rp100 Ribu Demi Kesaksian Palsu
-
Abu Janda Dituding Sebar Hoax Soal Pagar Laut 30 Km di Tangerang, Kini Kena Doxing
-
Bikin Geger! Abu Janda Pamer Jawaban Meta AI Soal Asal Bangsa Yahudi dan Arab
-
Cek Fakta: Abu Janda Kandidat Pengganti Gus Miftah Sebagai Utusan Khusus Presiden
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai