SuaraBogor.id - PKS buka peluang usung Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hal ini nampaknya mendapatkan perhatian dari berbagai pihak salah satunya dari pegiat media sosial Denny Siregar.
Denny Siregar mengatakan, terkait PKS buka peluang usung Ganjar di Pilpres 2024 adalah lelucon belaka. Hal itu diungkapkan lewat cuitan di Twitter pribadinya.
“Hahahaha. PKSejahtera kadang lucunya kelewatan,” katanya melalui akun Twitter Dennysiregar7 dikutip Suarabogor.id dari Terkini -jaringan Suara.com.
Sebelumnya, Ketua Departemen Politik DPP PKS, Nabil Ahmad Fauzi angkat suara soal sikap partainya dalam mengusung capres nonkader.
Nabil Ahmad Fauzi mengatakan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) PKS mengamanatkan prioritas Capres dari internal.
Akan tetapi, PKS juga tak menutup peluang untuk mengusung politikus yang bukan kadernya, termasuk Ganjar Pranowo.
“PKS tetap membuka kemungkinan calon dari eksternal. Beberapa nama figur eksternal memang muncul. Selain Anies Baswedan, juga Ganjar dan AHY,” kata Nabil pada Senin, 14 Juni 2021.
Nabil menambahkan bahwa ada tiga pertimbangan PKS dalam mengusung capres nonkader.
Pertama, koalisi partai pengusung memenuhi ambang batas pencalonan presiden.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Berpeluang Didukung PKS, Denny Siregar: Lucunya Kelewatan
Kedua, tingkat keterpilihan capres-cawapres. Ketiga, PKS mensyaratkan kesepakatan antarpartai pengusung calon.
“Kami masih membuka pintu untuk dialog dengan tokoh mana pun. PKS belum menutup pintu bagi tokoh yang ingin didukung di Pilpres 2024,” ujarnya.
Sebelumnya, PDIP mempersilakan Ganjar bergabung partai lain jika hendak mencalonkan diri sebagai presiden di 2024.
Pernyataan itu merespons hasil survei SMRC yang menyebut bahwa Ganjar berpotensi menang meski tak mencalonkan diri dari PDIP.
Adapun Ganjar menolak menanggapi pernyataan PDIP terlalu jauh dan memilih fokus menuntaskan tugasnya di Jawa Tengah.
“Tugas (Gubernur) belum selesai. Jangan mikir yang lain dulu,” ucap Ganjar pada Senin, 14 Juni 2021.
Berita Terkait
-
Analis Prediksi Prabowo Keok di Pemilu 2029 Jika Pilpres Berjalan Jujur dan Adil
-
PKS Dorong Pileg dan Pilpres Digelar Terpisah dalam Revisi UU Pemilu
-
Partai Lain Mulai Deklarasi Prabowo 2029, PKS: Fokus Kami Sekarang Ekonomi dan Bencana
-
Masyarakat Sipil Dorong Pemakzulan Gibran Usai Putusan MK, PKS Siap Jadi Jembatan Aspirasi
-
Prabowo Tanpa Gibran di Pilpres 2029? Akhir Drama Keluarga Solo
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
BRI Perluas Akses Keuangan Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat
-
Gempa M 4,1 Guncang Bogor Sore Ini, Warga Rasakan Getaran
-
Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan
-
Rektor IPB Alim Setiawan Santer Dikabarkan Jadi Wamentan?
-
Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras