SuaraBogor.id - Tempat Pemakaman Umum atau TPU khusus non muslim di Bogor penuh. Hal itu disebabkan angka kasus kematian Covid-19 di Kota Bogor saat ini tinggi.
Hal itu membuat ketersediaan liang lahat untuk jenazah Covid-19 khusus non muslim terus berkurang hingga saat ini.
Ketua Koordinator Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengatakan, pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia dilakukan di empat TPU khusus yang sudah ditunjuk oleh Pemkot Bogor.
Empat TPU tersebut yakni TPU Gunung Gadung di Kecamatan Bogor Selatan, TPU Situ Gede di Kecamatan Bogor Barat, TPU Mulya Harja di Kecamatan Bogor Selatan dan TPU Kayumanis di Kecamatan Tanahsareal.
"Dari empat TPU khusus ini, yang sudah penuh itu TPU Gunung Gadung di Kecamatan Bogor Selatan. Kalau tiga lainnya masih tergolong masih bisa menampung," katanya, disitat dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Selasa (13/7/2021).
TPU Gunung Gadung di Kecamatan Bogor Selatan tersebut, diperuntukkan untuk jenazah non muslim pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.
"TPU Gunung Gadung ini khusus untuk yang non muslim, yang meninggal dunia karena Covid-19. Nah yang di TPU Gunung Gadung ini yang penuh. Kami bersama Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bogor sedang mencari TPU barunya," ujarnya.
Pihaknya belum bisa memastikan TPU mana yang akan ditunjuk Pemkot Bogor untuk lokasi TPU baru.
"Kami serahkan kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman. Mereka yang akan memetakan lokasi TPU mana yang akan digunakan untuk pemulasaraan pasien Covid-19 non muslim," tutupnya.
Baca Juga: Review Sambal Kota Hoedjan, Pedasnya Mantap!
Berita Terkait
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Tawuran Warga di Manggarai Pecah, 14 Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Tertahan
-
Amankan Uang Rp1,5 Miliar, Kenapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Bapenda Kabupaten Bogor?
-
KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi Dispenda Bogor ke Penyidikan, Uang Rp1,5 Miliar Diamankan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional
-
Dorong Efisiensi Bisnis, BRI Perbarui Qlola dengan Tampilan yang Lebih Intuitif
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor Merebak, Sekda: Kami Masih Pantau Perkembangan