5. Meredakan sakit kepala
Kompres dingin merupakan salah satu obat sakit kepala alami yang cukup ampuh. Kulit pisang yang didinginkan bisa menjadi pengganti kompres jika Anda tidak memiliki kompres di rumah. Caranya adalah menempatkan kulit pisang yang sudah dingin di dahi dan di belakang leher.
6. Mengatasi kemasukan suban
Kemasukan suban atau serpihan kayu di kulit bisa sangat mengganggu dan menyakitkan. Jika tidak segera diatasi, kulit bisa bengkak dan infeksi.
Mengorek suban dengan peralatan yang tidak memadai bisa mendorongnya lebih dalam. Nah, salah satu pertolongan pertama yang mudah dilakukan adalah dengan meletakkan kulit pisang pada suban di kulit selama sekitar 15 menit. Cara ini dipercaya bisa menarik suban sehingga lebih mudah untuk diambil.
7. Mencegah penyakit kanker
Manfaat antioksidan untuk kesehatan sudah banyak diteliti. Semakin tinggi kadar antioksidan, semakin kuat pula kemampuannya dalam menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit, termasuk kanker.
Kulit pisang yang masih mentah dipercaya lebih kaya akan antioksidan, seperti polifenol dan karotenoid. Oleh karena itu, konsumsi kulit pisang mentah dipercaya dapat menurunkan risiko Anda terkena penyakit kanker. Akan tetapi, manfaat ini masih terbatas pada hewan dan perlu diteliti lebih lanjut pada manusia.
8. Meningkatkan kualitas tidur
Baca Juga: 9 Jenis Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak
Selain manfaat kulit pisang yang sudah disebut di atas, mengonsumsi kulit pisang juga diyakini dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan kesehatan mata, dan meningkatkan kualitas tidur.
Mengingat manfaat kulit pisang yang beragam, makanan ini bisa menjadi pilihan camilan yang menyehatkan. Anda bisa mengonsumsi kulit pisang yang matang dengan mengolahnya menjadi berbagai hidangan, misalnya dengan memanggang kulit pisang bersama gula dan kayu manis, menjadikannya bahan campuran smoothie, atau memasaknya dengan daging di atasnya.
Berita Terkait
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir