SuaraBogor.id - Kebakaran terjadi di sebuah ruangan Asrama Ikhwan Sekolah Cendikia Baznas, Desa Cemplang, Kabupaten Bogor.
Peristiwa kebakaran itu menghanguskan barang-barang keperluan siswa di Asrama Ikhwan Sekolah Cendikia Baznas.
Kepala Sekolah Cendikia Ahmad Kamal menjelaskan kebakaran terjadi pada Jumat 30 Juli 2021, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu sebagian santri atau siswa sedang mengikuti kegiatan OSIS.
Sedangkan para guru, tengah mengikuti rapat dewan guru. Suasana hening pecah, seorang santri berteriak ada kebakaran.
Mendengar teriakan kebakaran, semua orang yang ada di gedung dilanda panik. Mereka berhamburan keluar berusaha menyelamatkan diri.
“Anak-anak sebagian berada di gedung asrama Ihwan, berhamburan keluar menyelamatkan diri. Kami langsung menelpon damkar sektor Leuwliang,” kata Ahmad Kamal, disitat dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Jumat (30/7/2021).
Ia menyebutkan api yang membakar satu ruangan gudang menghanguskan barang-barang yang berada di gudang tersebut.
“Kasur kasur dan barang barang yang ada di gudang itu ke bakar semua, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka,” katanya.
Supaya api cepat padam, sebelum petugas Damkar tiba, para santri berjibaku berusaha memadamkan api, dengan air yang dibawa dalam galon air mineral serta ember.
Baca Juga: Kebakaran Hutan Dahsyat Landa Lebanon Utara
“Alhamdulillah, tidak lama setelah petugas damkar datang, api bisa dipadamkan,” katanya.
Seorang petugas Damkar Sektor Leuwiliang, Arif menjelaskan, api diduga berasala dari konsleting listrik di lantai dua. Percikan api yang ditimbulkan akibat konsleting listrik, menyambar barang mudah terbakar dalam gudang.
“Kebetulan didalam gudang itu banyak barang-barang yang mudah terbakar,” pungkasnya
Berita Terkait
-
Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar
-
TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare
-
WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang
-
BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak
-
Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026