SuaraBogor.id - PPKM Level 4 berakhir pada hari ini Senin 2 Agustus 2021. Nasib PPKM diperpanjang atau tidak ada di tangan Presiden Joko Widodo.
Diketahui, Presiden Jokowi akan umumkan PPKM Level 4 pada malam ini, apakah akan dilanjut atau tidak.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan memberikan pengumuman secara live atau langsung.
Pengumuman tersebut bakal disampaikan Kepala Negara melalui video di Youtube Sekretariat Presiden, Senin 2 Agustus 2021 pukul 19.00 WIB. Pagi tadi, Presiden Jokowi sendiri sudah mengadakan rapat terbatas bersama para menteri.
Baca Juga: Link Live Streaming Pidato Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Atau Tidak
“Kita sudah bahas, hanya kami ingin menyampaikan bahwa nanti akan ada sesi khusus, bisa oleh Bapak Presiden, bisa juga Bapak Presiden menugaskan Pak Menko untuk menyampaikan keputusan beliau,” terang Menkes Budi Gunadi Sadikin menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com.
Dalam rapat terbatas itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan beberapa pesan. Salah satunya adalah agar tetap waspada kendati kasus virus corona sudah mulai turun.
“Kita bersyukur bahwa kasus konfirmasi di Indonesia sudah menurun, demikian juga dengan BOR rumah sakit tekanannya sudah mulai menurun rata-rata tujuh hari terakhir ini,” imbuh Budi.
“Bapak presiden menekankan, selain kita bersyukur kita harus tetap waspada,” sambungnya.
Berdasarkan informasi yang didapatkan wartawan, sejumlah usulan terkait kelanjutan PPKM muncul dalam rapat terbatas yang dipimpin Jokowi pada Senin hari ini. Usulan itu berupa waktu perpanjangan hingga daerah yang menerapkan PPKM.
Baca Juga: Jokowi Puji Greysia - Apriyani Lewat Video Call: Jujur Saya Sangat Bangga
Dari segi waktu, setidaknya mengemuka dua usulan perpanjangan PPKM. Pertama, PPKM diperpanjang hingga 9 Agustus 2021. Kedua, PPKM diperpanjang hingga 11 Agustus 2021.
Selain itu, muncul juga usulan agar ada penyesuaian daftar daerah yang menerapkan level 3 dan level 4. Beberapa daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah diusulkan naik menjadi level 4, ada pula daerah yang diusulkan turun dari level 4 ke level 3. Sementara, Jabodetabek disarankan untuk tetap berada di level 4.
Ada 12 kabupaten/kota di Jawa Bali yang diusulkan untuk naik dari level 3 ke level 4. Selanjutnya, ada sembilan kabupaten/kota yang turun dari level 4 ke level 3. Ada pula satu kabupaten yang turun dari level 2 ke level 1.
Kendati demikian, tentu usulan itu masih belum final. Keputusan resmi mengenai kelanjutan PPKM level 4 tersebut akan disampaikan Jokowi malam ini.
Berita Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Analis Sebut Jokowi Masuk Daftar Musuh Megawati, Sulit Keduanya untuk Berlebaran
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai