SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur saat ini tengah gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar.
Pelaksanaan vaksinasi untuk kalangan pelajar di Cianjur sendiri akan dilaksanakan pada 28 Agustus 2021 secara serentak.
Tujuan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Cianjur sendiri ialah agar bisa menggelar pembelajaran tatap muka (TPM).
Sejumlah sekolah pun sudah mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada pelajarnya, yakni SMAN 1 Ciranjang, SMAN 1 Sukanagara, dan SMAN 2 Cianjur.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Cianjur, Agam Supriatna, menyebutkan, saat ini yang sedang melaksanakan vaksinasi bagi para pelajar sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi setiap sekolah menjelang pelaksanaan PTM.
“Semuanya sedang kita lakukan sejumlah persyaratan dalam pelaksanaan PTM, Insyaallah semuanya bisa terlaksana,” terang Agam menyadur dari AYobandung.com -jaringan Suara.com, Jumat (20/8/2021).
Agam mengungkapkan, pelaksanaan PTM mengacu kepada surat edaran menteri. Selain mewajibkan vaksin, di dalam surat edaran itu disebutkan juga syarat lain sekolah bisa melaksanakan PTM harus berada pada zonasi yang aman.
"Sinyal di Kabupaten Cianjur untuk pelaksanaan (PTM) sudah ada. Namun, harus didukung dengan kesiapan sarana dan prasarana, kemudian kesiapan teknis pembelajaran di setiap sekolah, lalu tenaga pendidik dan kependidikan yang sudah divaksin, termasuk siswanya. Ini jadi satu kesatuan," katanya.
Nantinya, ungkap Agam, pelaksanaan PTM terbatas, khususnya di tingkat SMA dan SMK, tentu bukan semudah membalikkan telapak tangan, lantaran persiapannya harus matang.
Baca Juga: Ini Jadwal Vaksin Keliling Jakarta, Jumat 20 Agustus
"Kami sudan tahu dan pada prinsipnya semua sekolah sudah mempersiapkan apa yang jadi syarat pelaksanaan PTM terbatas nanti," tandasnya.
Berita Terkait
-
Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Gubsu Bobby Siapkan Ruang Kreativitas-Pengembangan Bakat Siswa
-
Cegah Pelajar Ikut Demo ke Jakarta, Polisi Jaga Ketat Stasiun dan Gerbang Tol
-
3 Rekomendasi Laptop untuk Pelajar Harga Rp4 Jutaan, Sudah SSD dan RAM 8 GB
-
Bukan Lagi Jogya, Pramono Klaim Jakarta Jadi Kota Pelajar Terbaik di Indonesia
-
Survei BI: Lulusan Pemilik Ijazah SMA Mulai Pesimistis Dapat Kerja
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania
-
93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026
-
Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office
-
AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor