SuaraBogor.id - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur mencatat selama satu pekan terakhir kasus pasien Covid-19 menurun dari sekitar 400 orang menjadi 107 orang.
Jubir Penanganan Covid-19, Yusman Faisal menjelaskan, selama PPKM diberlakukan tingkat kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat, bila dibandingkan dari pekan sebelumnya.
"Pekan ini tingkat kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 naik dari sebanyak 107 menjadi 178 orang," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (22/8/2021).
Selain itu, kata dia, tingkat penularan terkonfirmasi positif Covid-19, dari sekitar 400 orang menjadi sebanyak 107 orang.
"Angka kesembuhan terus meningkat dan nol penularan di Cianjur, hal tersebut disebabkan mulai meningkatnya kesadaran masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas sehari - harinya," ucapnya.
"Tidak hanya sosialisasi protokol kesehatan, kita pun saat ini terus menggencarkan program vaksinansi, untuk semua kalangan, agar target 1,9 juta warga Cianjur tercapai," jelasnya.
Dalam mengencarkan vaksinasi masal, semua elemen termasuk TNI/Polri terus dilibatkan, dalam mensukseskan target vaksinansi.
"Sebagai upaya memberikan kekebalan pada warga dari serangan virus berbahaya. Kami berharap penanganan pandemi tuntas, kehidupan dapat berjalan normal kembali," katanya
Angka penularan penularan Covid-19 yang terus menurun, dilihat dari jumlah keterisian tempat tidur isolasi di tempat isolasi terpusat seperti rumah sakit dan vila khusus.
Baca Juga: Arti Badai Sitokin yang Dialami Deddy Corbuzier, Ini Gejala dan Penanganannya
"Tingkat keterisian di RSUD Cianjur, saat ini, hanya terisi puluhan tempat tidur dari 215 tempat tidur, termasuk di RSUD Cinacan yang juga hanya puluhan tempat tidur yang terisi dari 170 tempat tidur," jelasnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur Perkuat Tata Kelola Desa dan Perlindungan Hukum
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional
-
Dorong Efisiensi Bisnis, BRI Perbarui Qlola dengan Tampilan yang Lebih Intuitif
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor Merebak, Sekda: Kami Masih Pantau Perkembangan