SuaraBogor.id - Seorang pria di Cianjur lumpuh. Dugaan sementara, pria itu lumpuh usai menjalani vaksinasi Covid-19 yakni dosis kedua.
Pria di Cianjur lumpuh akibat divaksin itu diketahui merupakan warga Kampung Citapen, RT02/04, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.
Pria itu lumpuh dan terdapat benjolan dibagian ketiak, diduga setelah mendapat suntik vaksin Covid-19 di Cianjur.
Seorang warga tersebut yaitu, Ahmad Solihin (37). Dirinya mengalami lumpuh berawal ketika ia menjalani vaksinasi dosis ke dua dengan jenis vaksin Sinovac di Puskesmas setempat pada Kamis (8/7/2021).
Baca Juga: Pemprov DKI Buka Vaksinasi Pfizer di 16 Fasilitas Kesehatan, Ini Lokasi dan Syaratnya
Usai mendapatkan vaksinasi, Ahmad langsung mengeluhkan pusing dan mual serta mengalami keluhan alergi, seperti gatal pada sekujur tubuh hingga muncul benjolan.
Keesokan harinya, Ahmad bersama istrinya langsung berobat untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas. Namun bukannya sembuh akan tetapi kondisinya tangan dan kakinya tidak bisa digerakan. Ketika itu juga Puskesmas setempat membawanya ke RSUD Cianjur mendapatkan perawatan lebih lanjut. Senin (23/8/2021).
Ahmad mengatakan, saat akan mendapatkan vaksinasi dosis kedua di Puskesmas setempat. Dirinya mengaku dalam kodisi sehat dan tidak ada kelurahan apapun.
"Saat dilakukan proses pemeriksaan kesehatan sebelum di vaksin baik - baik saja. Namun setelah mendaptkan suntikan tiba-tiba saja, saya alami lumpuh seperti ini," jelasnya.
Ia mengaku, dirinya sempat dibawa ke RSUD Cianjur dan mendapatkan perawatan selama lima hari. Namun bukannya membaik tetapi malah muncul benjolan di ketiak.
Baca Juga: Pencinta Alam Mandalawangi Bergerak Gelar Vaksinasi Warga di Kaki Gunung
"Saya berharap, kondisi saya bisa kembali seperti semula, dan dapat bekerja kembali, untuk menafkahi keluarga, serta kedua anaknya yang masih balita. Saat ini saja saya dan keluarga terpaksa tinggal dulu di rumah orang tua hingga kondisi saya benar-benar pulih agar bisa kembali bekerja untuk menafkahi keluarga," ucapnya.
Sementara itu, Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, megakui, adanya seorang warga yang alami lumpuh, usai menjalani vaksin dosis ke dua.
"Saat ini warga yang mengalami lumpuh usia vaksin tersebut sudah mendapatkan penanganan dari rumah sakit. Namun, kita belum dapat pastikan apakah kondisi tersebut akibat dari efek vaksinasi atau bukan. Karena, kewenangan tersebut ada di ranah Koman KIPI," jelas Yusman.
Yusman menambahkan, berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, warga yang mengalami lumpuh tersebut, sebelumnya telah menjalani vaksin Covid-19 jenis Sinovac.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Dikepung Banjir, Kota Bekasi Hari Ini Lumpuh
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Cianjur, Bus Serempet Motor Hingga Lansia Tewas
-
Ramzi Dilantik jadi Wabup Cianjur, Penampilan Anak dan Istri Disebut seperti Tertukar
-
Ramzi Dilantik Prabowo, Masih Tak Percaya Jadi Wabup Cianjur
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai