SuaraBogor.id - Lagi, mural berisikan kritikan kepada pemerintah kembali muncul. Kali ini mural di Bogor bernada kritikan.
Bunyi mural di Bogor itu yakni ‘Takut Tuh Sama Tuhan! Kok Sama Mural'.
Diketahui, mural itu muncul di taman kota, tepatnya di Taman Corat-Coret di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.
Menyadur dari Bogordaily -jaringan Suara.com, coretan tersebut berada di tembok yang mengarah ke sisi jalan.
Baca Juga: Muncul Selebaran 'Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit', Akademisi Minta Pemerintah Tak Abai
Coretan tersebut ditulis di atas mural yang sudah ada.
Beberapa tulisan juga ditulis di tembok yang berlatar putih.
‘Takut tuh sama Tuhan! Kok sama mural, lomba dibungkam, muralkan Indonesia, dilarang melarang’
‘Para penguasa kian makmur!’***
‘Takut Tuhan bukan mural, muralkan Indonesia’
Baca Juga: Tim Hukum Rizieq Upayakan Bebaskan Simpatisan yang Ditangkap Polisi Usai Ricuh di PT DKI
Sebelumnya juga, mural di Bogor bernada kritikan terpampang di wilayah Bogor, tepatnya di Kampung Manggis, Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (30/8/2021).
Bernada kritik Mural di Bogor viral di media sosial, setelah diunggah akun instagram @infojawabarat.
Mural kritik terhadap pemerintah itu terpampang di salah satu tembok dengan bernada 'Kegiatan Dibatasi Hingga Lupa Rakyat Butuh Sesuap Nasi' begitu tulisan mural viral tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti mural di Bogor itu berada di daerah mana. Namun, sudah viral di media sosial.
"Setelah viral mural di Bandung, penampakan mural dengan isi kiritikan kembali menghiasi salah satu tembok. Sumber menyebutkan lokasi berada di Dramaga, Tanjakan kp. Manggis, Bogor barat (Dekat Jalan Baru),"
"Melalui DM, sumber menuturkan, "Assalamu'alaikum min maaf ini ada tulisan di dkt gang rumah saya". Sembari memberitahukan lokasinya," tulis akun instagram @infojawabarat, dikutip Suarabogor.id.
Berita Terkait
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai