SuaraBogor.id - PPKM level 3 kali ini diterapkan di wilayah aglomerasi Jabodetabek, tentunya sejumlah aktifitas mulai dilonggarkan. Pada pagi tadi Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line jurusan Bogor-Jakarta cukup padat.
Menyadur dari Bogordaily.net - jaringan Suara.com, keramaian penumpang terjadi di Stasiun Bogor dan Stasiun Bojonggede.
Terlihat para penumpang naik dalam jumlah cukup banyak dan langsung mengisi kursi panjang maupun prioritas yang sebelumnya senggang pada KRL jurusan Bogor-Jakarta.
Di sejumlah gerbong kereta juga nampak penumpang yang berdiri akibat tidak kebagian tempat duduk.
Baca Juga: Kabar Baik, 6 September Siswa PAUD hingga SMP di Palembang Belajar Tatap Muka
Pada stasiun berikutnya seperti Citayam, Depok, dan Pasar Minggu terlihat antrean penumpang sebelum memasuki area peron.
Penumpang di dalam kereta pun semakin bertambah, terutama penumpang yang berdiri di depan kursi dan akses keluar masuk KRL.
Setiap baris kursi panjang penumpang ada setidaknya 5 sampai 6 orang berdiri. Dengan demikian ada sekitar 10 sampai 12 orang berdiri di depan dua kursi panjang yang berhadap-hadapan.
Sedangkan di depan pintu keluar masuk KRL, terlihat ada 6 sampai 9 orang yang berdiri. Masing-masing 3 orang menyandar di depan pintu dan sisanya berdiri di tengah-tengah.
Padatnya gerbong kereta membuat para penumpang yang berdiri sulit menjaga jarak.
Baca Juga: Instruksi Mendagri Terbaru PPKM Level 3 dan 2 Jawa-Bali Untuk Sektor Pendidikan
Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali memperpanjang PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali mulai besok 31 Agustus hingga 6 September 2021.
Total ada 25 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 4 di Jawa dan Bali. Wilayah Aglomerasi Jabodetabek kembali menerapkan PPKM pada Level 3.
Berita Terkait
-
Jumlah Kendaraan 'Mudik' Tinggalkan Jabodetabek Tahun Ini Meningkat Dibandingkan 2024
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Urai Lalu Lintas, Perjalanan Commuter Line Merak Hanya Berhenti Sampai Stasiun Cilegon
-
Baznas Tetapkan Zakat Fitrah Jabodetabek 2025 Rp47.000 per Jiwa, Kapan Waktu Terbaik Membayarnya?
-
Coaching & Ramadhan Charity: Acara Hastana Indonesia untuk Pelaku Industri Pernikahan Jabodetabek
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB