SuaraBogor.id - Kasus pembunuhan sadis ibu dan anak di Subang hingga kini masih belum terungkap. Namun, polisi diketahui telah mencurigai beberapa orang terkait pembunuhan ibu dan anak tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, pihaknya telah mengetahui beberapa orang yang tengah dicurigai menjadi pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak di Subang.
Hingga kini aparat memang masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Dalam penyelidikannya itu, polisi telah berulang kali melakukan olah TKP alias Tempat Kejadian Perkara untuk menemukan bukti-bukti baru.
Terbaru ini, kecurigaan terhadap pelaku pembunuhan sadis di Subang kini telah mengerucut ke saksi tertentu.
Itu artinya, pihak kepolisian sebentar lagi akan mengungkap tersangka sebenarnya ke muka publik.
“Memang kita sekarang sudah mengerucut terhadap beberapa orang yang sudah kita curigai,” tegas Erdi mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Kamis (9/9/2021).
“Namun, kembali lagi bahwa kita tidak mengejar pengakuan.”
Kecurigaan tersebut salah satunya diperoleh saat pihak aparat tengah melakukan pengumpulan bukti dari proses pemeriksaan terhadap saksi.
Baca Juga: Sindir Janji Jokowi Usut Kasus Munir, Rocky Gerung: Sibuk Pikirkan Kekuasaannya Bertahan
Menurutnya, ada saksi yang memberikan keterangan yang berbelit-belit dan tidak sinkron, meskipun belum ingin menyebut nama secara spesifik.
“Memang ada juga keterangan-keterangan yang berbelit-belit, yang tidak singkron, sehingga terus kita gali lagi,” papar Erdi.
“Memang wajar ketika kita dipanggil polisi walaupun hanya diminta keterangan ketakutan ada,” lanjutnya lagi.
“Mungkin pada saat itu ada yang menyampaikan secara murni atau mengada-ngada. Nah, itu pun butuh kesabaran penyidik untuk menggali,” tandas Erdi.
Berita Terkait
-
15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka
-
Siswi SMK di Bengkulu Terancam 7 Tahun Penjara karena Bunuh Anak Kandung
-
Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi
-
Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak
-
Tragedi Warung Mi Ayam: Wanita Hamil Tewas Dicekik Gegara Tarif Kencan Kurang Rp200 Ribu
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong