SuaraBogor.id - Habib Salim bin Jindan baru-baru ini menyindir warga negara Indonesia (WNI) baik itu Habaib dan lainnya yang merupakan keturunan Yaman, selalu membuat gaduh NKRI.
Ungkapan Habib Salim soal adanya WNI keturunan Yaman selalu membuat gaduh NKIR ini pada sebuah video cerahmahnya yang kini viral di media sosial.
Mengutip Terkini.id -jaringan Suara.com, Video viral Habib Salim tersebut juga ikut dibagikan mantan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean.
Dalam cuitannya, Ferdinand Hutahaean berharap sindiran dari Habib Salim itu didengar oleh WNI keturunan Yaman.
“Semoga yang dari Yaman pada dengar dan mengerti bahwa Indonesia ini justru harus dirawat bukan dirusak,” cuit Ferdinand Hutahaean.
Dilihat dari video tersebut, tampak Habib Salim awalnya meminta kepada WNI keturunan Yaman agar tidak membuat gaduh NKRI.
“Kita habaib warga negara Indonesia keturunan Yaman jangan bikin galau di NKRI,” ujar Habib Salim bin Jindan.
Pendakwah itu pun juga mengaku tak masalah apabila ada habib lainnya yang marah dengan pernyataannya itu.
“Mau marah habib yang lain, terserah. Emang kenyataan kita ini habaib (keturunan Yaman) warga negara Indonesia numpang di Indonesia. Kenyataan, kita WNI keturunan kenyataan,” ucapnya.
Baca Juga: Momen Haru Ibu Badut Berteduh Sambil Suapi 2 Anak, Balita yang Digendong Kedinginan
Selain keturunan Yaman, Habib Salim juga menyindir WNI keturunan Arab. Ia pun meminta mereka agar tidak membuat gaduh NKRI dengan melontarkan nyinyiran ke publik.
“Apalagi keturunan Arab. Jangan bikin gaduh juga! Nyinyir muluk kayak perempuan,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Gila! 51 Orang Kena Kartu Merah dalam Satu Pertandingan Gegara Baku Pukul Massal
-
Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah
-
Spanduk Anomali di Sidang Roy Suryo Cs, Pendukung PSI: Kami Akan Lawan Terus Jokowi
-
Penampilan Baru Istri Gubernur Kalteng Bikin Heboh Publik: Udah Lepas Hijab ya?
-
Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah
-
Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter
-
Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah