SuaraBogor.id - Sebuah video yang memperlihatkan Haikal Hassan terlihat menantang pemerintah viral di media sosial.
Pada video viral itu, terlihat Haikal Hassan bersama rekan-rekannya menyebut bakal terus menumbuhkan FPI baru, meski harus dibubarkan berkali-kali oleh pemerintah.
Menurut Haikal Hassan, FPI akan selalu ada kendati harus terus mengganti nama. Dalam artian, mati satu tumbuh seribu.
Adapun video tersebut diunggah oleh seorang netizen dengan akun TomCruzz555, seperti mengutip dari terkini.id -jaringan Suara.com.
“kenapa ya klo liat congor onta @Haikal_hasssan always autogumoh, tangan & kaki bergetar hebat, rambut disekujur tubuh kaku, gigi seolah mancung, telinga mengerucut & trijilan seakan lenyap! (Emoji tertawa),” tulis akun tersebut sebagai keterangan unggahan.
Dalam video, Haikal Hassan mengenakan pakaian serba putih bersama sejumlah rekannya yang juga berbusana demikian.
“Temen-temen denger-denger ada yang mau bubarin FPI ya? Bubarin aja, nanti kita bikin yang baru, dari Front Pembela Islam ke Front Pemersatu Islam. Disingkat FPI lagi,” ujarnya dengan wajah cerah.
“Kalo FPI dibubarin lagi, nanti kita bikin Front Penyelamat Islam. Kalo FPI dibubarin lagi, nanti kita bikin Front Persaudaraan Islam. Bubar satu tumbuh seribu!”
Menanggapi video tersebut, netizen pun ramai mengungkapkan opini mereka dalam berbagai komentar.
Baca Juga: CPNS dan PPPK Gratis Antigen di Puskesmas dan Rumah Sakit Serang, Syafrudin Tindak Oknum
“nantangin pemerintah,.giliran diciduk,.bilangnya kriminalisasi ulama,” tanggap akun MDiahyana, via Twitter.
“bikin FPI lg….? ya klw msh hidup klw malaikan izroil memanggil emang bisa kal haikal (emoji senyum),” timpal akun CahayaMeiverly.
“orang ini gak malu2ny pake logat betawi sementara dia arab yg mau menggusur budaya aseli ndonesia dgn berbalut agama,” tutur akun Joe_phantom3350.
“Maap saya terpaksa rasis demi membela Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dr niatan orang2 munafik jahannam seperti gerombolan mereka ni,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma
-
Ledakan Pengangguran: Membaca Persoalan di Balik Ketergantungan pada MBG
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Berdemokrasi dengan Sehat: Bicara Politik itu Hak Warga Negara
-
Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas