SuaraBogor.id - Tiga Kampung di Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur terisolasi akibat pohon tumbang ke badan jalan setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang.
Camat Cibeber, Ali Akbar mengatakan, tiga kampung yang terisolasi setelah diterjang hujan deras yang disertai angin kencang tersebut, yaitu Kampung Neglasari, Warung Rujak dan Aseupan.
"Dari tiga kampung itu, terdapat sebanyak 17 rumah warga yang terisolasi, karena pohon tumbang dan tiang listri yang tumbang dan menutupi badan jalan," kata Ali saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (16/9/2021).
Selain terisolasi, kata dia, sebanyak 17 rumah warga itu juga mengalami kerusakan, setelah diterjang hujan deras yang disertai angin kencang pada Rabu (15/9/2021) kemarin.
"Petugas gabungan dari Forkopimcam dan relawan tengah melakukan evakuasi dan pembersihan material yang menutupi badan jalan. Dan saat ini sudah bisa dilalui kembali," katanya.
Menurutnya, hujan deras disertai angin kencang di wilayah tersebut mengakibatkan tanah di atas perbukitan bergeser sehingga memicu getaran ke permukiman penduduk.
“Berdasarkan data sementara 17 rumah warga yang terdampak angin kencang itu mengalami kerusakan pada bagian atap dan retak dibagian dinding rumah," katanya.
Ia menambahkan, tidak ada korba luka mapun jiwa dalam kejadian angin kencang tersebut. Namun mengalami kerugian sekitar puluhan.
"Hingga saat ini kami bersama tim gabungan masih melakukan pendataan terkait warga terdampak angin kencang diwilayah tersebut, untuk informasi selanjutnya akan diinformasikan kembali," ucapnya.
Baca Juga: Jogja Mulai Masuk Musim Penghujan, Bantul Rawan Angin Kencang
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Belasan Tiang Listrik Roboh di Mandalika, Bupati Lombok Tengah Kerahkan 5 OPD
-
Enam Pohon Tumbang di Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, Timpa Rumah dan Kabel Listrik
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
BMKG Rilis Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta Hari Ini
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang DIY, Satu Warga Kulon Progo Tewas Tersambar Petir
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Operasi Ditutup Tanpa Hasil, Tim SAR Gagal Temukan Tanda Keberadaan 3 Penambang di Pongkor
-
Ketua DPRD Bogor Pastikan Utang Proyek 2025 Cair Sebelum Februari
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 161, Bedah Tuntas Perbedaan Ekonomi Kelautan dan Maritim
-
5 Rekomendasi Sepeda Minimalis untuk Bapak-Bapak, Mulai 1 Jutaan!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 104: Analisis Teks Eksplanasi 'Tukang Ojek Payung'