SuaraBogor.id - Plt. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha mengaku tidak akan melakukan kritik kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Giring Nidji, alasan tidak akan melakukan kritik terhadap Jokowi dan Luhut karena dirinya mengaku sebagai pendukung berat.
Namun, Giring mengatakan, PSI sendiri tidak akan memberikan kritikan kepada Jokowi dan Luhut, melainkan hanya sekedar memberi masukan saja.
“Saya bilang ke Pak Jokowi, ‘Pak, saya pendukung Bapak. Saya tidak akan mengritik Bapak tapi memberi masukan’. Contohnya dulu soal turis asing, kenapa mau ke Bali tapi dikarantinanya di Jakarta. Kenapa tidak langsung ke Bali lalu disiapkan quarantine on paradise. Jadi seolah-olah sudah liburan padahal masih dikarantina. Jadi masukan bukan kritik,” kata Giring dalam podcast di akun Youtube Deddy Corbuzier yang dikutip, Selasa (28/9/2021).
“Itu Lord Luhut. Kerjanya luar biasa. Gila, Covid-19 bisa turun kayak gini,” ujarnya, mengutip dari Solopos.com -jaringan Suara.com, Rabu (29/9/2021).
Selain Jokowi dan Luhut, klaim Giring, semua orang termasuk jajaran kementerian ia kritik.
“Prabowo lu kritik gak?” tanya Deddy.
“Kritik dong. Lha kemarin, soal anggaran Rp1.700 triliun. Menteri Kesehatan juga gue kritik kan. Pokoknya yang gak bener gue kritik,” katanya.
“Lha kenapa lu gak kritik Pak Jokowi. Kan beliau gak selalu bener,” sergah Deddy.
Baca Juga: Ngobrol Bareng Jokowi, Pemuda Bengkalis Ini Langsung Disiapkan Tiket
“Gue die hard beliau,” kata Giring sembari tertawa.
Vokalis Nidji
Giring bernama lengkap Giring Ganesha Djumaryo. Ia bersinar terang sebagai vokalis band, Nidji.
Musik menjadi salah satu cara Giring untuk menyalurkan kreativitas dan energinya.
Nidji mengecap berbagai kesuksesan di panggung dalam maupun luar negeri. Mereka juga kerap mengajak para fans untuk mengikuti berbagai kegiatan sosial.
Terinspirasi Jokowi
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tanpa Gibran di Pilpres 2029? Akhir Drama Keluarga Solo
-
Mahakarya Singhasari Dipamerkan di Galeri Prajnaparamita Museum Nasional
-
Isu Ijazah Mengikis Dukungan Politik, Gibran Dinilai Seperti Orang Terlantar yang Cuma Dibela PSI
-
Ironi Kursi Pejabat: Cukup Pintar Bicara, Keahlian Nomor Dua
-
Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras
-
Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina dan BRImo Jadi Pendukung Utama
-
Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta
-
Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum