SuaraBogor.id - Pengguna Facebook bakal mendapatkan kejutan pada pekan depan. Sebab, informasi beredar Facebook bakal ganti nama.
Rencana Facebook itu didasari dari fokus terbarunya untuk membangun ruang digital metaverse.
Mengutip dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com dari Reuters, penggantian nama Facebook akan dibahas oleh Chief Executive Officer (CEO) Facebook Mark Zuckeberg dalam konferensi tahunan “Connect” pada 28 Oktober 2021 mendatang.
Meski begitu penggantian nama itu bisa lebih cepat terjadi mengikuti keputusan yang dibuat oleh perusahaan raksasa media sosial itu.
Untuk diketahui, metaverse merupakan lingkungan dan ekosistem virtual bersama yang bisa diakses oleh masyarakat secara daring. Istilah itu pun merujuk pada pemanfaatan ruang digital menggunakan augmented reality.
Rencana mengubah citra Facebook itu akan memosisikan Facebook sebagai produk setelah sebelumnya dikenal sebagai perusahaan induk yang membawahi aplikasi lainnya seperti Instagram, WhatsApp, hingga Oculus.
Pihak Facebook sendiri belum membocorkan atau memberi isyarat nama pengganti yang akan dipakai.
Sebelumnya, Facebook berencana untuk mempekerjakan 10 ribu karyawan di Uni Eropa selama lima tahun ke depan untuk membantu membangun metaverse, dunia tempat semua orang berkomunikasi di ruang virtual.
Hal tersebut menjadi langkah signifikan yang diambil Facebook, seperti yang telah disebut-sebut oleh Mark Zuckerberg dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Wow! Widya Analytic Tawarkan Membaca Performa Medsos, Sandiaga Uno: Saya Kagum Sekali
Pada September, Facebook mengalokasikan 50 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp703,7 miliar untuk membangun metaverse.
Pada Juli 2021, Facebook juga menciptakan tim produk untuk mengerjakan metaverse yang akan menjadi bagian dari Facebook Reality Labs.
“Investasi ini adalah mosi percaya pada kekuatan industri teknologi Eropa dan potensinya. Eropa sangat penting bagi Facebook,” kata perusahaan tersebut.
Berita Terkait
-
Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN
-
AI Membuat Kita Bingung Membedakan Realitas dan Kepalsuan Digital
-
Lampu Ikut Gerak di Layar TV, Philips Bidik Gamer dengan Dukungan 120Hz
-
Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis
-
Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
Terkini
-
Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
-
Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara
-
PELOPOR BRI 2026 Jadi Wadah Penguatan Integritas dan Antikorupsi
-
Buntut Rumah Mewah di Lapas Cibinong, Kalapas Wisnu Hani Putranto Dipecat
-
Sapi Unik Berkaki Enam Asal Boyolali Sabet Juara Pertama APPSI Piala Presiden 2026 di Cibinong