SuaraBogor.id - Kecelakaan kembali terjadi di wilayah Puncak Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa barat. Kali ini sebuah mobil offroad seruduk rumah warga di Desa Citeko, Cisarua.
Akibat kecelakaan itu, sang pemilik rumah mengalami luka-luka. Kanit Laka Lantas Polres Bogor Ipda Angga Nugraha mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada pukul 13.00 WIB Sabtu (30/10/2021).
Menurutnya, bahwa kecelakaan itu bermula saat kendaraan Suzuki Katana bernomor polisi F 1353 AI dikemudikan S, warga Bekasi, menabrak dua rumah milik AAS dan YN, di Kampung Citeko Panjang, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, kawasan Puncak Bogor.
Video kecelakaan itu sempat viral di media sosial, mengakibatkan pemilik rumah AAS mengalami luka bakar dan memar pada kaki sebelah kiri.
Sementara YN mengalami memar pada bagian kepala, luka robek pada bibir bagian bawah, hingga luka bakar pada bagian siku sebelah kanan, telapak tangan kanan dan perut bagian kanan.
Luka bakar yang dialami AAS lantaran saat mobil offroad tersebut menghantam tepat bagian dapur rumahnya, saat itu AAS sedang memasak sehingga ia mengalami luka bakar.
"Mobilnya itu mengalami masalah pada sistem kemudinya. Jadi sebelum terjadi kecelakaan, mobil mengarah dari jalan bawah menuju Kampung Atas Citeko. Pada saat pas tikungan tanjakan tiba-tiba stir mobil telat berputar ke arah yang lurus, sementara posisi pedal gas sudah diinjak dan mobil tidak bisa terkendali," ujar Ipda Angga.
Akibat peristiwa tersebut, dua rumah mengalami kerusakan pada dinding dan perabotan, sementara kendaraan Suzuki Katana berwana hijau stabilo alami kerusakan pada kaca bagian depan dan bumper, serta harus di derek dari bangunan rumah.
"Namun kedua belah pihak, pemilik rumah dan pengemudi mobil sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan di Mapolsek Cisarua," katanya pula. [Antara]
Baca Juga: Sistem Kemudi Bermasalah, Mobil Offroad Seruduk Rumah Warga di Puncak Bogor
Berita Terkait
-
Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, Polisi Sita 12 Paket Sabu dan Airsoft Gun
-
Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis
-
Warga Bantargebang Keluhkan Bantuan Air BPBD: Dua Tangki Kurang, Butuhnya 10!
-
Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari
-
Remaja di Sukatani Bekasi Tewas Usai Terlibat Duel Celurit 1 Lawan 1
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
BRI Perluas Akses Keuangan Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat
-
Gempa M 4,1 Guncang Bogor Sore Ini, Warga Rasakan Getaran
-
Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan
-
Rektor IPB Alim Setiawan Santer Dikabarkan Jadi Wamentan?
-
Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras