SuaraBogor.id - Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Jabodetabek agar tetap waspada. Sebab, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyampaikan perkiraan cuaca ekstrem bakal terjadi pada hari ini 15 November 2021.
Perkiraan cuaca ekstrem tersebut juga disampaikan BPBD DKI Jakarta terjadi pada 16 November 2021.
Dikutip dari akun instagram BPBD DKI Jakarta, Minggu, cuaca ekstrem itu diperkirakan terjadi pada Senin (15/11) mulai pukul 07.00 WIB hingga Selasa (16/11) pukul 07.00 WIB.
Sedangkan dampak potensi banjir akibat cuaca ekstrem dengan berbagai level yakni:
1. Kota Jakarta Pusat (Siaga)
2. Kota Jakarta Utara(Siaga)
3. Kota Jakarta Barat (Siaga)
4. Kota Jakarta Selatan (Siaga)
5. Kota Jakarta Timur (Siaga)
6. Kota Tangerang (Siaga)
7. Kota Depok (Siaga)
8. Kab. Bekasi (Siaga)
9. Kota Tangerang Selatan (Waspada)
10. Kab. Bogor (Waspada)
Dari perkiraan tersebut, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem, yakni hujan lebat dengan durasi singkat, disertai petir dan angin kencang yang berpotensi terjadi banjir.
"Warga diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan membaca buku saku 'Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir bagi Masyarakat' melalui tautan https://tiny.cc/bukusakusiagabanjir," tulis BPBD DKI Jakarta dalam data tersebut.
Selain itu, masyarakat juga bisa memperbaharui informasi mengenai tinggi muka air (TMA) melalui tautan https://bpbd.jakarta.go.id/waterlevel. Kemudian masyarakat juga bisa melaporkan bila menemukan potensi genangan/banjir melalui aplikasi JAKI.
Informasi banjir terkini dapat dipantau melalui situs https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt
"Jika mengalami atau menemukan keadaan darurat, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112 atau menggunakan tombol darurat aplikasi Jakarta Aman," tulis BPBD Jakarta. [Antara]
Baca Juga: Uskup Samuel Oton Ajak Umat Katolik Berdoa Agar Banjir Sintang Segera Usai
Tag
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Guyur Rp2,11 Triliun untuk 7 Proyek Strategis: Bangun Rusun hingga Pengendali Banjir
-
Berharap Hujan Segera Turun, Operasi Modifikasi Cuaca Jakarta Gunakan 1 Ton Garam Bubuk
-
Tinjau Lokasi Terdampak, Gibran Minta Hal Ini jadi Prioritas Penanganan Banjir Bandang Solok
-
Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?
-
Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong