SuaraBogor.id - Kantor Imigrasi Cianjur akan memperketat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) yang berada diwilayahnya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya perselisihan dengan warga lokal.
Kepala Imigrasi kelas lll non TPI Kabupaten Cianjur, Denny Irawan mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap WNA di Cianjur baik secara administratif maupun di lapangan supaya tidak timbul permasalahan yang meresahkan warga lokal.
"Kita akan melakukan pengawasan administrasi, serta di lapangan. Kita akan datangi tempat-tempat orang asing untuk menjaga agar tidak timbul masalah dan menghilangkan kenyamanan penduduk," ujarnya, Kamis (2/12/2021).
Denny menyebut, mayoritas WNA yang ada di Cianjur berasal dari Timur Tengah mengingat kawasan wisata yang ada di Puncak Cipanas menjadi favorit mereka.
"Untuk jumlah pasti berapa WNA yang ada di Cianjur saya harus liat data dulu terupdate nya berapa, namun kebanyakan orang Timur Tengah," katanya.
Dia meminta, kepada masyarakat jika menemukan WNA yang tinggal namun menyalahi aturan agar segera melapor supaya ditindak lanjut.
"Kalau ada WNA yang bermasalah segera melapor, kita akan tindak lanjut," ucap dia.
Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengungkapkan, permasalahan WNA bukan hanya tanggung jawab Imigrasi melainkan kita semua.
"Ini tanggung jawab kita semua. Saya sudah berkoordinasi dengan pak Kapolres, Pak Dandim dan pihak lainnya untuk ikut melakukan pengawasan bersama terhadap WNA khususnya yang ada di Cianjur," ucap dia.
Baca Juga: Warga Cianjur Diminta Lapor jika Lihat WNA di Lingkungan Mereka
Kontributor : Fauzi Noviandi
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Wilayah Udara Timur Tengah Ditutup, Ditjen Imigrasi Berlakukan Izin Tinggal Terpaksa untuk WNA
-
WNA Rasis di Medsos: Bisa Nggak Sih Dijerat Hukum Indonesia?
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik
-
Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat