SuaraBogor.id - Sebuah video memperlihatkan seorang pria berseragam dinas Polisi memberikan pesan menyentuk kepada kaum Hawa atau wanita viral di media sosial.
Video viral itu diunggah akun Instagram @memomedsos. Terlihat seorang Polisi itu memberikan pesan kepada wanita yang dianggap sering menyerahkan harga diri kepada pacarnya.
Video ceramah Polisi itu beredar luas menyusul adanya kasus Novia Widyasari Rahayu, yang bunuh diri di makam ayahnya karena dipaksa aborsi dan diperkosa oleh pacarnya sendiri.
Diketahui, pacaranya tersebut merupakan anggota kepolsian di wilayah Jawa Timur.
Baca Juga: Berkaca Kasus Novia Widyasari, Ashanty Ingatkan Azriel Jadi Lelaki Bertanggung Jawab
Pesan menyentuh tersebut lantas menuai berbagai tanggapan dari publik yang menyaksikan.
Polisi tersebut menyampaikan jika seluruh wanita memiliki harga diri yang tak pantas dilecehkan.
Menurutnya kaum hawa menjadi garda terdepan atas tubuhnya sendiri. Salah satunya yakni dengan tidak mudah untuk melepaskan harga diri kepada para lelaki yang belum menjadi suami.
"Saya ingin berpesan kepada seluruh wanita bahwasanya jangan mudah menyerahkan harga dirimu kepada pacar yang belum halal bagimu, jangan mudah menyerahkan harga dirimu kepada lelaki yang belum tentu bertanggungjawab akan kelakuannya," katanya dikutip Suarabogor.id, Senin (6/12/2021).
Polisi tersebut lantas memberikan gambaran posisi wanita di dalam agama Islam. Dia menyebut, wanita merupakan sosok yang dimuliakan dan seharusnya mendapatkan perlakuan baik dari siapa saja.
Baca Juga: Bejatnya Pria di Rokan Hulu, Rudapaksa Istri Teman hingga 6 Kali
"Pentingnya di dalam Islam, wanita itu sangat diistimewakan, wanita itu sangat dimuliakan di dalam Islam. Maka apabila nafsu kalian, syahwat kalian sudah tidak tertahankan lagi, maka jalan satu-satunya yaitu dengan menikah," jelasnya
"Menikah adalah jalan satu-satunya, sarana ibadah kepada Allah SWT. Maka pentingnya di dalam Islam dilarang berpacaran. Janganlah engkau mendekati zina, karena zina ini adalah jalan satu-satunya menuju jalan kesesatan. Ingat bahwasanya apa yang dilarang di dalam agama, maka itu yang terbaik untukmu," sambungnya.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Tumis Haseum: Si Ajaib Penyelamat Lauk Sisa Lebaran yang Viral di TikTok
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
-
Justin Hubner Cetak Gol Bunuh Diri Bikin Wolves Malu dan Kacau Balau
-
Profil dan Agama Evandra Florasta, Pahlawan Timnas Indonesia Permalukan Timnas Shin Tae-yong
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai