SuaraBogor.id - Kepala BPBD Cianjur, Tedi Artiawan saat dihubungi Selasa, mengatakan sejumlah pohon tua berukuran besar tumbang dilaporkan warga dan pengguna jalan terjadi sejak satu pekan terakhir di kawasan Puncak Cianjur.
Pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk menghindari parkir kendaraan di bawah pohon rawan tumbang dan sejumlah titik rawan bencana longsor di sepanjang jalur Puncak-Cianjur.
"Laporan terbaru pohon berukuran besar di Jalan Raya Cianjur-Cipanas, tepatnya di Kecamatan Cugenang, tumbang dan menutup jalan utama menuju Puncak-Cipanas. Namun selang beberapa jam, jalur sudah kembali dapat dilalui kendaraan," katanya, menyadur dari Antara.
Masih banyaknya pohon tua berbagai ukuran sepanjang jalur utama penghubung Cianjur-Bogor yang rawan tumbang, telah dikordinasikan dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, untuk segera ditindak lanjuti mulai dari pemangkasan hingga ditebang.
Pihaknya juga mencatat di sepanjang jalur Puncak-Cianjur, terdapat jalur rawan bencana alam longsor, pergerakan tanah dan amblas, sehingga pengguna jalan diminta untuk ekstra hati-hati dan waspada saat melintas mulai dari Jalan Raya Cugenang hingga kawasan Puncak Pass.
"Puncak musim penghujan diperkirakan akan terjadi saat akhir tahun, sehingga rawan terjadi bencana alam, termasuk pohon tumbang. Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap hati-hati dan waspada, hindari memarkir dan berhenti di wilayah rawan bencana," katanya.
Berita Terkait
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Angin Kencang Tumbangkan Pohon di TB Simatupang, Satu Mobil Ringsek Tertimpa
-
Sudin Pertamanan Jakpus: Pohon Tumbang Matraman Ada di Area SPBU, Korban Tidak Luka Serius
-
Pohon Tumbang Hantam SPBU Dekat Fly Over Matraman, Empat Orang Luka-Luka
-
Enam Pohon Tumbang di Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, Timpa Rumah dan Kabel Listrik
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa