SuaraBogor.id - Satu orang pengemudi mobil meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan, yang terjadi Jalan Raya Sukabumi-Cianjur.
Kanit Laka Polres Cianjur, Ipda Hadi Kurniawan menuturkan kecelakaan lalul lintas tersebut terjadi tepatnya di Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Minggu (12/12/2021) malam.
Korban meninggal dunia merupakan pengemudi atau sopir dari mobil Daihatsu Terios berinisial ARS yang berasal dari Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
"Pengemudi Daihatsu Terios warga Cibadak Sukabumi meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut," ujarnya, Senin (13/12/2021).
Ia mengatakan, kedua orang yang berada di motor merupakan warga Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi. Mereka berinisial RB (23) dan DS (29).
Hadi menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat mobil Terios yang akan menyalip kendaraan lainnya.
Namun dari arah berlawanan melaju mobil Kijang Innova, sehingga kedua mobil tersebut bertabrakan.
Selain itu, mobil Terios juga sempat menyerempet satu kendaraan bermotor yang tengah berboncengan.
“Terios melaju dari arah Cianjur menuju ke arah Sukabumi, mengambil kanan mendahului kendaraan di depannya. Kemudian menyerempet motor yang melaju dari arah berlawanan,” ucapnya.
Baca Juga: Tak Ada Sopir Ambulans Siaga di Puskesmas Pasir Sakti, Nyawa Siswi SMA tak Tertolong
Sementara itu pengendara mobil dan motor Toyota Innova berinisial DA selamat dalam kecelakaan di Gekbrong tersebut.
Menurut hasil penyelidikan, Hadi menyimpulkan adanya ketidakhati-hatian saat mendahului kendaraan lainnya.
“Hasil penyelidikkan sementara pengemudi Terios tidak berhati hati dan waspada sewaktu mendahului kendaraan yang tepat berada di depannya,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, arus kendaraan dari kedua arah sempat tersendat saat dilakukan evakuasi korban dan kendaraan.
“Situasi kembali lancar setelah kendaraan dan korban dievakuasi,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Yukie Pas Band Jalani Operasi 10 Jahitan Kepala Usai Ditabrak Pengemudi yang Tertidur Saat Menyetir
-
Kondisi Terkini Yukie PAS Band usai Kecelakaan Mobil di Bandung
-
Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia Akibat Terlindas Truk di Flyover Kranji Bekasi
-
Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme