Scroll untuk membaca artikel
Risna Halidi
Selasa, 14 Desember 2021 | 17:10 WIB
Ilustrasi untuk artikel keutamaan hari jumat (pexels-konevi)

SuaraBogor.id - Keutamaan Hari Jumat bagi umat muslim di seluruh dunia, disebabkan oleh beberapa alasan. Ingin tahu sebab musababnya? Simak ulasan berikut ini.

Kata Jumat sendiri memiliki arti hari manusia berkumpul, yang dikuatkan oleh riwayat dari Ibnu Sirrin yang berkata, "penduduk Madinah berkumpul sebelum Nabi Muhammad SAW datang dan sebelum surat Al-Jumuah diturunkan," katanya.

Lalu Kaum Anshar berkata, "orang-orang Yahudi punya hari dimana mereka berkumpul di dalamnya pada setia tuju hari, maka marilah kita membuat hari di mana kita bisa berkumpul," imbuhnya.

Lantas mereka memilih Hari Jumat sebagai hari berkumpul. Dengan alasan Hari Sabtu milik kaum Yahudi dan Hari Ahad milik kaum nashara. Namun, sebelum dinamakan Hari Jumat, hari ini dinamakan Hari Arubah.

Baca Juga: Salat Jumat di India Terganggu, Keselamatan Umat Muslim Terancam

Kemudian setelah Kaum Anshar datang dan berkumpul di As’ad bin zararah, lalu shalat dua raka’at. Akhirnya, Hari Arubah diganti dengan Hari Jumat, yakni suatu hari dimana kaum anshar berkumpul di sana.

Melansir dari buku Panduan Amalan Hari Jum’at karya Mahmudin, ada juga beberapa peristiwa penting dan menakjubkan yang terjadi pada Hari Jumat, diantaranya:

1. Hari penciptaan seluruh mahkluk, menurut riwayat Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, “dan pada hari itulah semua makhluk menjadi sempurna. Ia adalah hari keenam dari eman hari yang ALLAH SWT menciptakan langit dan bumi di dalamnya”.

2. Hari penctiptaan Adam as., diriwayatkan oleh Al-Khatib, “dinamakan Jumat karena pada hari itulah dikumpulkan penciptaan Adam AS.”

3. Hari Adam as. masuk surga dan keluar darinya, diriwayatkan oleh Ath-Thabrani, “pada hari itu (Jumat) bapak kalian semua, Adam as. masuk surga, dan pada hari itu juga ia keluar dari sana.”

Baca Juga: 5 Amalan Hari Jumat yang Rugi Jika Dilewatkan dan Keutamaan Hari Jumat

4. Hari berkumpulnya umat Islam di tempat-tempat ibadah mereka, Ibnu Katsir menerangkan, “Hari Jumat dikatakan sebagai Jumat karena ia tercetak dari kata Jam’i (berkumpul). Karena penduduk Islam Ketika itu berkumpul di sana, pada setiap minggunya satu kali di tempat ibadah yang besar.”

Load More