SuaraBogor.id - Zaskia Sungkar dan adik Irwansyah yang ke-3 belakangan menjadi saksi atas kasus Hafiz Fatur (HF) yang merupakan adik ipar Zaskia Sungkar.
Diketahui, HF, adik kandung Irwansayah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) atas dugaan tindak pidana korupsi.
HF melakukan pinjaman fiktif KUR BRI KCP Tegarberiman dan menipu istri sah Irwansyah dengan motif menjual aset milik Zaskia Sungkar berupa rumah dan mobil.
"Kita ketipunya milliaran, sampe rumah abis, mobil abis, mudah-mudahan kesaksian kami disini bisa membantu proses hukum supaya bisa cepat ditahan," kata artis Cantik Zaskia. Kamis (16/12/2021).
Sebelumnya, Zaskia Sungkar sudah coba menyelesaikan urusannya dengan HF dengan cara kekeluargaan.
"Kita menyelesaikan secara kekeluargaan sudah, tapi gak ada penyesalannya. Terus sekarang orangnya udah ilang. mudah-mudahan bisa selesai, apalagi utang, kan dibawa ke akhirat" katanya.
Sementara itu Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri atau Kejari Kabupaten Bogor, Dodi Wiraatmaja mengatakan, hingga saat ini sudah ada 30 orang yang dimintai keterangan antara lain Zaskia Sungkar, adik Irwansyah (ke-3), dan bebrapa orang yang terlibat dan menjadi korban dalam kasus ini.
"Yang diperiksa sudah 30 orang lebih, termasuk Zaskia. Sementara HF sudah kita tetapkan sebagai tersangka" kata Dodi. Kamis (16/12).
Hasil dari pemeriksaan tersebut diketahui bahwa HF berkerja sebagai direktur PT. Halah Berkah Indonesia, terdapat 22 karyawan PT tersebut yang menjadi korban peminjaman uang fiktif dari tersangka sebesar 3,88 miliar di BRI di KCP tergarberiman.
Baca Juga: Diperiksa Jaksa selama 5 Jam, Zaskia Sungkar Dicecar 25 Pertanyaan
Hingga saat ini pihak kejaksaan telah menetapkan 6 tersangka yang diduga turut andil dalam proses kejaksaan tersbut.
Selain itu, pihak Kejaksaan Negeri Cibinong juga telah berupaya memanggil Hafiz untuk dimintai keterangan, namun Hafiz belum juga memenuhi panggilan tersebut.
"HF sudah kita layangkan 3 panggilan tapi belum hadir, dia juga sudah tidak berhubungan (komunikasi) lagi dengan keluarganya," kata Dodi.
Atas kejadian tersebut kejari telah menetapkan HF sebagai tersangka DPO dan menyita beberapa aset milik HF untuk menutupi kerugian yang ia perbuat.
"Kita akan sita rumah dan tanah miliknya, yang bisa menutupi kerugian negara" ungkapnya. pangkasnya.
Kontributor: Devina
Berita Terkait
-
Tanpa Rencana Matang, Ganti Buku Pelajaran Berisiko Jadi Proyek Besar Rawan Korupsi
-
Peran hingga Aliran Uang ke Gus Yaqut Bakal Dibongkar di Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji
-
432 Saksi di Kasus Haji, Pengacara: Tak Ada yang Bilang Gus Yaqut Terima Aliran Uang
-
Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta
-
Tenaga Ahli BGN hingga 10 Bos Perusahaan Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi MBG
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme